Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 14 Jul 2020 20:25 WIB

TRAVEL NEWS

Virgin Atlantic Selamat, Bisa Terbang Lagi

Dadan Kuswaraharja
detikTravel
maskapai penerbangan Virgin Atlantic tak wajibkan pramugari pakai makeup
Virgin Atlantic Foto: Instagram/@virginatlantic
London -

Maskapai Inggris, Virgin Atlantic selamat dari kebangkrutan. Virgin Atlantic baru saja menyetujui paket penyelamatan senilai 1,2 miliar poundsterling setelah negosiasi yang alot berbulan-bulan.

Mengutip situs resmi Virgin Atlantic, dana itu akan diinjeksi ke Virgin Atlantic dalam masa 18 bulan. Sebagian dana berasal dari Virgin Group yang dimiliki oleh Richard Branson, dari Kempner Capital Management. Kemudian juga ada dari Delta Air Lines.

Dana sebesar itu memberi Virgin Atlantic napas selama 5 tahun ke depan. Wabah virus Corona sudah membuat berbagai maskapai termasuk Virgin Atlantic kesulitan bernapas.

Pada bulan Mei, Virgin Atlantic mengumumkan rencana mereka untuk memotong sepertiga pekerja atau sekitar 10.000 pekerja di Inggris. Saat itu salah satu rute yang jadi andalan Virgin Atlantic, London dan New York terus tutup gara-gara pandemi Corona. Hampir 70 persen jaringan Virgin Atlantic ada di Inggris.

Pada semester kedua, maskapai ini juga sudah memprediksi kapasitas penerbangan mereka akan turun 60 persen, dengan perkiraan kembali ke jumlah sebelum krisis pada 3 tahun ke depan.

Virgin Atlantic sendiri berencana kembali terbang pada 20 Juli. Dalam skenario terburuk, untuk mencapai jumlah penumpang yang sama pada tahun 2019, Virgin Atlantic baru bisa melakukannya pada 2024.

"6 bulan terakhir merupakan masa-masa yang paling berat selama 36 tahun sejarah kami. Kami sudah mengambil kebijakan yang menyakitkan, namun kami sudah mencapai apa yang orang bilang hal yang mustahil," ujar CEO Virgin Atlantic Shai Weiss.

Weiss memprediksi permintaan penerbangan bakal lama untuk pulih, namun dia memastikan Virgin Atlantic akan berupaya memprioritaskan keamanan, kesehatan penumpang dan pekerjanya selama perjalanan. "Keberlanjutan merupakan fokus dari maskapai dan dengan armada yang lebih ramping kami akan 10 persen lebih efisien dibanding masa sebelum krisis," ujarnya.



Simak Video "Kuliner Timur Tengah, Roti Maryam Ala Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA