Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 11 Sep 2020 19:44 WIB

TRAVEL NEWS

Mengenal Comac C919, Saingan Airbus dan Boeing dari China

Pesawat Comac C919 China
Pesawat Comac C919 buatan China (Foto: CNN)
Jakarta -

Dunia kedirgantaraan China mulai terlihat tajinya. Perusahaan pembuat pesawat lokal kini menantang Boeing dan Airbus.

Dalam pemberitaan CNN, ini adalah tahun pergolakan yang mengejutkan bagi industri penerbangan. Paling tidak ada satu perubahan signifikan yang telah diprediksi.

Pesawat komersil kualitas internasional dengan karakter China telah tercipta. Analisis terbaru oleh IATA memperkirakan bahwa lalu lintas penumpang global tidak akan kembali ke level sebelum COVID-19 hingga 2024.

Dengan latar belakang itu, China kemungkinan akan menjadi kekuatan baru yang kuat melawan Amerika Serikat dan Eropa. Keduanya melemah karena menghadapi lockdown akibat pandemi virus Corona.

Saat penerbangan dimulai ulang, Boeing dan Airbus bersaing untuk bagian terbesar dari pasar. Masing-masing kekuatannya berasal dari pesawat jenis B737 dan A320.

Sementara itu, China telah mengembangkan pesawat baru dan sekarang sudah pada tahap pengujian penerbangan. Pesaing lokal itu bernama COMAC (Commercial Aircraft Corporation of China) C919.

Ketiga pesawat yang bersaing di atas memiliki spesifikasi yang sebanding. Mereka semua adalah pesawat lorong tunggal bermesin ganda dengan kapasitas tempat duduk antara 150 dan 180 penumpang.

Jumlah itu tergantung pada konfigurasi kelas dan cocok untuk melayani rute domestik dan regional. Cakupan jangkauan model pesawat ini juga sama persis, yakni untuk melayani penerbangan di sebagian besar jaringan penerbangan China.

C919 memiliki jangkauan hingga 5.555 kilometer dan telah mengumpulkan total 815 pesanan dari 28 pelanggan, sebagian besar maskapai penerbangan dari China sendiri. Hal itu bisa membuat perubahan serius dalam buku pesanan pemasok lama mereka, Airbus dan Boeing.

Saat ini banyak maskapai Barat telah memarkir pesawat mereka di gurun dan menunda atau membatalkan pengiriman pesawat dari produsen. Namun, buku pesanan COMAC dipenuhi oleh maskapai OTT Airlines, anak perusahaan baru China Eastern Airlines pada bulan Februari.

Rencananya OTT akan menjadi pelanggan pertama untuk C919, operator yang beroperasi di rute utama dan regional. Maskapai ini berfokus di sekitar wilayah Delta Sungai Yangtze dan menyebar ke provinsi sekitarnya.

Pesawat Comac C919 ChinaPenerbangan perdana pesawat Comac C919 China (Foto: CNN)

Apa perbedaan COMAC dengan Boeing dan Airbus?

Elemen utama pesawat seperti hidung, badan pesawat, sayap luar, penstabil vertikal, penstabil horizontal, dan permukaan yang dapat digerakkan dirancang secara independen oleh COMAC. Lainnya, perusahaan itu bekerjasama dengan pabrikan mesin Safran yang memproduksi kabin dan nacelles pesawat, struktur yang menopang mesin dan menghubungkannya ke sayap.

Mesin LEAP-1C C919 diproduksi oleh CFM, perusahaan patungan antara pembuat mesin AS, GE Aviation dan Safran.

Anak perusahaan, Safran Cabin mengatakan akan memasok toilet, dapur, dan pintu kokpit untuk C919. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa toiletnya lebih besar dari yang biasanya terlihat pada pesawat pesaing.

Kamar kecil yang lebih luas berarti memungkinkan untuk bergerak lebih leluasa dan membuat pembersihan juga pemeliharaannya menjadi lebih ringan bagi kru. Kelebihan di masa pandemi ini.

Lainnya, dapur di bagian belakang pesawat akan berukuran lebih besar pula bagi awak pesawat bekerja. Safran mengatakan bahwa banyak mitra penerbangannya yang berbasis di China akan menerbangkan pesawat ini di rute pendek, layanan makanan bakal menjadi tantangan.

Safran mengatakan desain dapur yang ergonomis, ruang kerja yang besar, dilengkapi dengan 'troli Hybrite S' yang mudah bermanuver akan membantu kru menyiapkan makanan dan minuman dengan cepat.

Dapur yang luas juga cenderung menjadi nilai jual di seluruh dunia. Karena, maskapai penerbangan berupaya untuk mematuhi pedoman katering dalam penerbangan baru yang ditetapkan oleh Airline Catering Association (ACA).

Maskapai penerbangan sekarang beralih ke layanan makanan tanpa sentuhan di pesawat. Ini berarti lebih banyak kemasan dan berarti berpengaruh pada kebutuhan akan ruang galeri ekstra dan C919 memilikinya.

Selanjutnya: Kapan C919 terbang-China pimpin pasar penerbangan dunia?

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA