Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 13 Okt 2020 18:10 WIB

TRAVEL NEWS

Aktivis Antimasker Ditangkap di Bandara Toronto

Dadan Kuswaraharja
detikTravel
Police ask participants to respect physical distancing during the coronavirus pandemic at an anti-mask rally in Montreal, on Wednesday, Sept. 30, 2020. (Paul Chiasson/The Canadian Press via AP)
Ilustrasi demo antimasker di Montreal Foto: AP/Paul Chiasson
Moncton -

Seorang aktivis antimasker yang berniat menggelar unjuk rasa ditangkap di sebuah bandara di Moncton, Kanada. Dia ditangkap begitu mendarat di bandara oleh otoritas setempat.

Kepolisian New Brunswick RCMP seperti dikutip dari Global News, Selasa (13/10/2020) mengakui sudah menangkap pria berumur 37 tahun dari King City, Ontario Kanada. Dia ditangkap hari Jumat pekan lalu, setelah kepolisian menerima laporan dari masyarakat tentang adanya gangguan di Greater Moncton Roméo LeBlanc International Airport.

Pihak kepolisian tidak menyebutkan identitas pria yang ditangkap, namun diperkirakan pria itu bernama Chris Saccoccia, dia seorang aktivis antimasker yang lebih dikenal dengan nama Chris Sky.

Saccoccia dan istrinya, Jennifer (34) merupakan aktivis antimasker yang selalu bersuara keras di akun media sosialnya. Dalam sebuah video yang dibagi Saccoccia di akun Facebook terlihat dia adu mulut dengan seorang awak kabin pesawat WestJet. Awak kabin kemudian melaporkan hal itu kepada polisi.

Begitu pesawat mendarat, polisi kemudian masuk dalam pesawat dan langsung menangkap Saccoccia karena sudah bikin gaduh di dalam pesawat. Dia kemudian dikawal polisi keluar dari pesawat.

Tak lama setelah ditangkap, Saccoccia kemudian dibebaskan lagi dengan syarat dia harus menghadiri persidangan pada 25 Januari yang akan datang. Polisi lalu mengawal Saccoccia kembali ke bandara.

Saccoccia tadinya akan mengikuti event antimasker di Moncton pada Sabtu lalu. Ada beberapa orang pengunjung rasa yang mendesak warga untuk tidak mengikuti aturan mengenakan masker.

Seperti halnya daerah lainnya di dunia, New Brunswick juga meminta warganya mengenakan masker untuk mengurangi wabah COVID-19. Provinsi di Kanada itu tengah berjuang karena mengalami peningkatan kasus COVID-19.

Sebelumnya, Saccoccia dan istrinya juga melanggar aturan karantina 14 hari di Toronto. Dia tidak melakukan karantina setelah bepergian ke luar Toronto. Pada 3 Oktober, Chris Saccoccia dan istrinya mengikuti demo antimasker di Yonge-Dundas Square di Toronto bersama sekitar 500 orang lainnya. Mereka pun terkena denda USD$ 1.000.

(ddn/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA