Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 26 Okt 2020 14:11 WIB

TRAVEL NEWS

Pulau Rinca, Lokasi Komodo Vs Truk yang Akan Jadi Jurassic Park

Femi Diah
detikTravel
Desain Pulau Rinca.
Desain Pulau Rinca yang sedang dibangun untuk Jurassic Park (dok HAP/Instagram)
Jakarta -

Pulau Rinca, lokasi komodo vs truk proyek, di Labuan Bajo akan dikembangkan untuk wisata destinasi superpriortas. Tema yang diusung Jurassic Park atau dunia yang hilang, seperti apa?

Pulau Rinca berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi destinasi primadona dengan bentang alam dan satwa endemik, komodo. Oleh pemerintah Pulau Rinca masuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN oleh Presiden Jokowi.

Belakangan, Pulau Rinca mendapatkan sorotan setelah beredar foto komodo yang mengadang truk proyek di sana. Pulau Rinca merupakan salah satu dari tiga pulau yang masuk taman Nasional Komodo, dua lainnya Pulau Padar dan Pulau Komodo.

Sejak 2019, Presiden Joko Widodo menyampaikan keinginan untuk menata total kawasan zona pemanfaatan di Pulau Rinca. Yakni, untuk memfasilitasi dan meningkatkan pariwisata dan penelitian di Loh Buaya, 1 dari 45 Loh (sarang komodo) yang ada di Pulau Rinca.

Dalam prosesnya, pemerintah berencana membangun kawasan itu dengan tema Jurassic Park. Penataan menjadi Jurassic Park Pulau Rinca itu dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Lewat Direktorat Cipta Karya KemenPUPR merilis desain akhir Pulau Rinca.

Disebutkan pembangunan di PulauRinca yang akan disulap ala Jurassic Park itu pada area Loh Buaya. Di area itu dibangun Tourism Information Center seluas 4.000 meter persegi. Bangunan ini terintegrasi dengan elevated deck, kantor resort, guest house, dan kafetaria.

Selain itu, dermaga Loh Buaya juga bakal bersolek. Proyek tersebut juga menyentuh pengaman pantai yang sekaligus berfungsi sebagai jalan setapak untuk akses masuk dan keluar ke Pulau Rinca,.

Kemudian, dibangun elevated deck pada ruas eksisting, yang berfungsi sebagai jalan akses yang menghubungkan dermaga, pusat informasi serta penginapan ranger, guide dan peneliti, dirancang setinggi 2 meter agar tidak mengganggu aktivitas komodo dan hewan lain yang melintas serta melindungi keselamatan pengunjung.

Rencananya, juga dibangun penginapan untuk para ranger, pemandu wisata, dan peneliti, yang dilengkapi dengan pos penelitian dan pemantauan habitat komodo.

Pembangunan Pulau Rinca direncanakan selesai sekitar bulan Maret tahun depan. Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp 902,47 miliar dalam anggaran 2020 untuk mengerjakan 43 paket kegiatan infrastruktur di KSPN Labuan Bajo.

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina menyebut pembangunan di Pulau Rinca itu membutuhkan waktu panjang karena pembangunan tidak dilakukan pembangunan masif, tapi bertahap.

BPOLBF mengklaim telah mengantungi izin dari KLHK, Environmental Impact Assesment yang dikawal oleh UNESCO dan Pemerintah Indonesia dalam pembangunan di Loh Buaya Pulau Rinca itu. Selain itu, saat membangun kawasan tersebut pekerja akan didampingi ranger dan peneliti komodo.

Cipta Karya mempercayakan desain Jurassic Park Pulau Rinca itu kepada Firma arsitek PT HAN AWAL & partners (HAP). Itu tercantum dalam laman Instagram arsitek Yori Antar dari PT HAN AWAL yang diunggah awal September.

"Wisata Jurassic di Pulau Rinca, adalah salah satu KSPN andalan untuk memfasilitasi kunjungan turis yang semakin lama semakin banyak," begitulah tulis Yoris.

"10 tahun lalu tidak terlihat 1 kapal Cruise Lintas Benua yg melintas, dan baru terlihat sekitar 8 tahun lalu, sebuah kapal Cruise berkapasitas 1500-2000 penumpang mampir dan kemudian terus berkembang menjadi hampir 40 kapal Cruise di tahun 2019 yang singgah di perairan sekitar Rinca-Komodo dan menurunkan penumpang dalam jumlah besar."

"Seluruh bangunan existing yang beraneka ragam bentuk diganti menjadi 1 buah bangunan informasi untuk menjadi tempat singgah para wisatawan."

"Sebuah Elevated Deck akan menyambut para turis dan menghubungkan Bangunan Informasi dengan dermaga baru bertapak " Y" yang diinspirasikan dari Lidah Komodo/ Tongkat Ranger. Melalui elevated deck setinggi 2M ini memungkinkan pengunjung dan Komodo berada pada areal yg sama tapi tidak saling bersinggungan satu sama lain."

Tak hanya membangun gardu pandang, desain tersebut juga menyertakan bangunan penginapan untuk para ranger hingga wisatawan nantinya.

"Wisata Jurassic ini diharapkan menjadi narasi yang utuh sejak turis datang dari dermaga hingga kembali, sehingga legenda komodo sebagai binatang Purbakala menjadi daya tarik dan menjadi satu paket KSPN Super Prioritas yang sedang dibangun serentak di Badjo-Flores-NTT untuk menjadi Kawasan Wisata Kelas Dunia.

KemenPUPR juga mengunggah desain lewat Instagram.

[Gambas:Instagram]



Baca Juga: Pulau Rinca Dibangun, Komodo di Sana Stres Nggak Ya?

Saat ini penataan Pulau Rinca tengah memasuki tahap pembongkaran bangunan eksisting dan pembuangan puing, pembersihan pile cap, dan pembuatan tiang pancang. Untuk keselamatan pekerja dan perlindungan terhadap satwa komodo, telah dilakukan pemagaran pada kantor direksi, bedeng pekerja, material, lokasi pembesian, pusat informasi, dan penginapan ranger.



Simak Video "Jurassic Park Vs Komodo"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA