Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 06 Nov 2020 13:03 WIB

TRAVEL NEWS

Indonesia Resesi Ekonomi: PHK, Mal Tutup, Bagaimana 4 Negara Lain?

Rosmha Widiyani
detikTravel
pancake peta indonesia
Foto: youtube/Indonesia Resesi Ekonomi: PHK, Mal Tutup, dan Bagaimana Negara Lain?
Jakarta -

Indonesia resesi ekonomi berdasarkan data pertumbuhan ekonomi kuartal tiga 2020 dari Badan Pusat Statistik (BPS). Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat minus 3,49 persen, sebelumnya pada kuartal dua minus 5,32 persen.

Momentum Indonesia resesi ekonomi kembali setelah 22 tahun telah mempengaruhi banyak sektor, salah satunya pariwisata. Gelombang PHK terjadi di salah satu sektor andalan Indonesia ini.

"Kami memperkirakan sekitar 7.804 karyawan dirumahkan, berdasarkan survei online terhadap 50 operator dari 16 provinsi," kata Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Amalia Yunita, dalam wawancara dengan detikcom.

Selain PHK, wisata belanja juga merasakan dampak Indonesia resesi ekonomi akibat penurunan daya beli. Salah satu contoh wisata belanja adalah mal yang mengalami kerugian selama pandemi COVID-19 yang berujung resesi ekonomi.

Indonesia sebetulnya bukan satu-satunya negara yang mengalami resesi ekonomi, selama perjuangan melawan corona. Negara tersebut melakukan berbagai usaha demi bisa bangkit kembali, termasuk dalam sektor pariwisata.

Berikut 4 negara yang sempat mengalami resesi ekonomi dan kondisinya sekarang

1. Filipina

Data dari CNBC menyatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal terakhir Filipina adalah minus 16,5 persen. Untuk pertumbuhan ekonomi kuartal sebelumnya adalah minus 0,7 persen.

Perhitungan pertumbuhan ekonomi berdasarkan data Year on Year (YoY). Filipina memutuskan melonggarkan pembatasan perjalanan, termasuk ke luar negeri, demi membangkitkan ekonomi.

Namun Filipina tetap menerapkan protokol kesehatan demi mencegah COVID-19. Misal tes medis untuk mengetahui indikasi COVID-19, serta punya asuransi perjalanan dan kesehatan.

2. Singapura

Kejadian Indonesia resesi ekonomi juga dialami Singapura akibat pandemi. Pertumbuhan ekonomi kuartal terakhir negara ini adalah minus 7 persen YoY dan minum 13,3 persen dibanding sebelumnya.

Resesi memang sempat menghantam dan mengakibatkan resesi. Namun saat ini Singapura mulai melonggarkan perbatasan wilayahnya. Singapura mengizinkan wisatawan masuk setelah tes COVID-19.

Traveler dari Selandia Baru dan Brunei Darussalam bisa masuk Singapura tanpa karantina. Sedangkan turis dari Makau, China, Taiwan, Vietnam, dan Malaysia dikarantina 7 hari.

3. Makau

Makau ikut mengalami resesi ekonomi selain Indonesia sebagai dampak pandemi COVID-19. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal empat tahun 2019 adalah minus 48,7 persen yang menjadi minus 67,8 persen di awal 2020.

Resesi ekonomi di Makau terjadi setelah penutupan arena judi yang menjadi pemasukan terbesarnya. Namun dikutip dari Macau News, Makau perlahan bangkit dan berharap bisa mengalami perbaikan ekonomi pada 2021.

Chief Executive Economist Intelligence Unit (EIU) Ho Iat Seng berencana melakukan diversifikasi pada sumber ekonomi Makau. Wilayah ini akan mengembangkan sektor lain, termasuk dalam pariwisata selain perjudian.

4. Spanyol

Kondisi serupa Indonesia resesi ekonomi terjadi di Spanyol, yang mengalami pertumbuhan ekonomi minus 21,5 persen. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi kuartal terakhir adalah minus 4,2 persen.

Spanyol mengambil kebijakan penerapan protokol kesehatan demi menyelamatkan ekonomi dan pariwisata. Kebijakan pakai masker ini diprotes pengusaha yang khawatir bisnisnya tidak bisa pulih.

Namun, Menteri Pariwisata Kepulauan Balearic Iago Neguerela membela kebijakan tersebut. Menurutnya yang penting adalah memastikan destinasi wisata tetap aman.



Simak Video "Kadin Proyeksikan Ada Tambahan 5 Juta Pengangguran di RI"
[Gambas:Video 20detik]
(row/pal)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA