Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 16 Nov 2020 21:13 WIB

TRAVEL NEWS

Versi Amphuri: Arab Saudi Setop Sementara Visa Turis, Bukan Visa Umroh

Bonauli
detikTravel
CLARIFIES THAT THE UMRAH PILGRIMAGE CAN BE UNDERTAKEN AT ANY TIME OF THE YEAR -- In this photo released by Saudi Ministry of Hajj and Umrah, Muslims practice social distancing while praying around the Kaaba, the cubic building at the Grand Mosque during the first day umrah pilgrimages were allowed to restart, in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia, Sunday, Oct. 4, 2020. The umrah pilgrimage, or smaller pilgrimage, can be undertaken at any time of the year. A very small, limited number of people donning the white terrycloth garment symbolic of the Muslim pilgrimage circled Islams holiest site in Mecca on Sunday after Saudi Arabia lifted coronavirus restrictions that had been in place for months. (Saudi Ministry of Hajj and Umrah via AP)
Foto: AP Photo
Jakarta -

Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) memandang proses visa umroh belum dihentikan Arab Saudi. Menurut Amphuri yang dihentikan adalah visa ziarah dan turis, dan bukan visa umroh.

"Sepertinya poinnya malah kebalik ya, justru kami baru meeting dengan Arab Saudi dan juga Kemenag waktu di sana. Jadi kita meeting di sana, bersama muassasah (badan yang didirikan untuk mengurus orang-orang yang naik haji sebagai pengganti syekh jamaah haji di Makkah) Arab Saudi dan juga Kementerian Agama, Konsul dan Konjen, yang sudah jelas dihentikan bukan visa umroh," jelas Wasekjen Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Rizky Sembhada kepada detikTravel, Senin (16/11/2020).

Rizky menjelaskan bahwa dari hasil pertemuannya tak ada pembahasan soal penyetopan visa umroh namun visa ziarah dan turis. Amphuri menyatakan bahwa umroh masih dibuka namun tak sebebas dulu.

"Bahkan pengumuman terakhir yang diterbitkan hari ini, tepatnya dari Arab Saudi tadi malam, disampaikan juga oleh GACA (General Authority of Civil Aviation), Pemerintah Arab Saudi memang menutup sementara untuk visa turis, jadi kita belum mendengarkan secara langsung keputusan dari Arab Saudi, visa umroh itu sendiri," tegasnya.

Memang dari GACA sendiri merilis bahwa hanya pelancong dengan visa turislah yang tidak boleh masuk ke Arab Saudi. Tak mau salah informasi, Rizky langsung mencoba mengontak Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali.

"Alhamdulillah, saya sudah dapat jawaban, yang jelas ditutup adalah visa ziarah," ungkapnya.

Sementara visa umroh sedang dievaluasi kembali oleh Kerajaan Arab Saudi. "Adapun Amphuri sendiri tetap mendukung pemerintah dalam hal ini, Insyallah umroh tetap dibuka," tandasnya.

Kabar penghentian visa umroh itu awalnya datang dari Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Oman Fathurahman.

"Saat ini Pemerintah Arab Saudi sedang menutup proses visa dalam rangka melakukan evaluasi dan pengaturan terhadap penyelenggaraan ibadah umroh bagi jemaah Indonesia," katanya.

(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA