Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 11 Des 2020 10:07 WIB

TRAVEL NEWS

Floaties Raksasa Mengapung di Sydney, Ada Apa Ya?

Bonauli
detikTravel
Floatis di Sydney
Floaties di Sydney (TTNQ)
Sydney -

Sydney biasanya ramai di akhir tahun. Namun karena ada pandemi virus Corona, Sydney yang sepi sampai melakukan promosi wisata dengan cara berbeda.

Dilansir dari Newsport Daily, Jumat (11/12/2020) sebuah floaties mengambang di Darling Harbour, Sydney. Floaties ini berbentuk seperti orang yang tengah snorkeling.

Floaties raksasa ini memang mencuri perhatian. Floaties ini rupanya milik dari Tourism Tropical North Queensland (TTNQ) untuk promosi wisata Cairns & Great Barrier Reef.

Di belahan bumi selatan, Cairns & Great Barrier Reef sudah masuk dalam musim panas. Cairns & Great Barrier Reef terkenal dengan surga bawah lautnya.

Namun karena pandemi, artinya tak ada turis yang akan datang ke sana. TTNQ berusaha untuk menggenjot wisatawan domestik untuk liburan ke sana.

Tak hanya floaties, para pejalan kaki di Cockle Bay juga akan disuguhi keindahan terumbu karang terbesar dan paling beragam dunia lewat proyeksi di atap Museum Maritim Nasional Australia.

"Jumlah liburan di Cairns & Great Barrier Reef sekitar 58.500 sehari. Namun karena pandemi, kunjungan turun menjadi 8.900 orang saja," ujar Chief Executive Officer TTNQ, Mark Olsen.

Penduduk Australia secara tradisional melakukan perjalanan ke Cairns & Great Barrier Reef untuk menghindari musim dingin. Namun jumlah wisatawan domestik tak sebanding dengan turis.

"Batas internasional tidak akan dibuka hingga pertengahan 2021. Sehingga kawasan ini menghadapi kekurangan besar dalam kunjungan di musim panas," tambahnya.

Musim panas jadi waktu yang dinanti dalam setahun di sana. Karena Great Barrier Reef akan memiliki air yang sejernih kristal.

"Musim panas ini memberikan kesempatan unik untuk menjelajahi Cairns & Great Barrier Reef dengan sudut pandang baru. Apalagi ketika lanskapnya beregenerasi dan satwa liarnya lebih aktif," tandasnya.

(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA