Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 02 Jan 2021 05:02 WIB

TRAVEL NEWS

Wow! 900 Unit Homestay di Lombok untuk MotoGP Mandalika Rampung

Antara
detikTravel
Sirkuit MotoGP Mandalika mulai diaspal
Foto: Dok. Istimewa/PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Jakarta -

Lombok sedang bersiap menyambut MotoGP Mandalika. Soal penginapan, lebih dari 900 unit rumah penduduk yang disulap menjadi pondok wisata atau homestay hampir rampung pembangunannya.

"Tahun 2020 ada beberapa program yang berhasil kita advokasi. Salah satunya program homestay di Lombok Tengah dan Lombok Utara. Progresnya sudah 97 persen, sudah bisa dikatakan rampung," kata anggota Komisi V DPR RI Bidang Infrastruktur dan Perhubungan, H Suryadi Jaya Purnama, dalam diskusi pariwisata bersama sejumlah wartawan di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, dan dikutip Antara.

Suryadi mengatakan program homestay ini merupakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR atau yang biasa dikenal dengan program bedah rumah. Namun, karena Lombok sudah menjadi destinasi superprioritas nasional, pada 2020 program ini ditingkatkan untuk menunjang sektor pariwisata.

Rumah yang dibedah di Lombok tidak sekadar membenahi menjadi layak huni, tetapi ditingkatkan menjadi layak tamu atau layak wisatawan. Adapun dana yang dikucurkan sebagai stimulan untuk program ini sangat variatif untuk tiap rumah, berkisar dari Rp 35 juta hingga Rp 115 juta. Total anggaran untuk pembangunan itu sebesar Rp 62,23 miliar.

"Tujuannya agar wisatawan yang berkunjung ke Lombok bisa menginap di sana, dan ini bisa memberikan manfaat ekonomis kepada masyarakat penerima program. Misalnya ada tiga kamar dan satu kamar dibenahi standar hotel bertarif Rp 250 ribu saja, maka ini bisa memberi nilai ekonomis bagi penerima manfaat," kata SJP, sapaan akrab Suryadi Jaya Purnama.

Menurut anggota DPR dari Dapil NTB Pulau Lombok ini, program bedah rumah PUPR yang ditingkatkan di Lombok ini menjadi program yang strategis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama di kawasan penyangga KEK Mandalika dan destinasi wisata lainnya. Apalagi Lombok akan menjadi tuan rumah event MotoGP, yang diperkirakan mampu menyerap hingga 150 ribu kunjungan wisata.

SJP memaparkan 900 lebih homestay itu sebagian besar tersebar di Lombok Tengah, khususnya di desa-desa lingkar KEK Mandalika. Kemudian sebagian kecil lainnya tersebar di kawasan Gili Matra, Lombok Utara.

"Untuk Lombok Tengah ada sekitar 800-an, di sepanjang jalan Bandara Lombok menuju Pantai Kuta, itu ada semua. Khusus di lingkar Mandalika itu sekitar 300-an," katanya.

SJP mengatakan, syukuran atau roah untuk selesainya program homestay ini rencananya akan dilaksanakan pada Minggu (3/1) di Desa Gerupuk, Lombok Tengah. Roah atau syukuran ini digelar secara kolektif menghadirkan perwakilan para pemilik homestay.

"Sebagai kesyukuran, masyarakat insyaallah akan menggelar roah atau syukuran pada Ahad (3/1) ini. Artinya, fasilitas homestay sudah selesai dibangun dan bisa digunakan," ujar politikus PKS tersebut.

SJP menjelaskan, setelah kamar homestay selesai, ke depan dipersiapkan adalah pelatihan dan peningkatan kapasitas masyarakat di dusun dan desa penerima manfaat program.

"Kita lakukan pelatihan. Misalnya agar satu Dusun bisa seolah menjadi satu hotel yang memiliki beberapa kamar, nah manajemen pengelolaannya dilakukan bersama," kata SJP.

Ia menambahkan, untuk tahun 2021, dia berhasil mengusulkan agar Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal melakukan program yang sama di Lombok.

"Alhamdulillah dari Kemendes tahun 2021 ini juga akan mengalokasikan untuk 300 unit homestay," katanya.



Simak Video "20detik+ bersama Herbalice: Moto GP Indonesia Belum Siap dan Ricky Yakobi Wafat"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA