Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 07 Jan 2021 06:41 WIB

TRAVEL NEWS

Kasihan, Anak Harimau Putih Langka Ditolak Induknya

Femi Diah
detikTravel
Marina Arguello merawat harimau putih perempuan di Kebin Binatang di Mayasa, Nikaragua 5 Januari 2021 (Photo by INTI OCON / AFP)
Seekor harimau putih lahir di Nikaragua. (AFP/INTI OCON)
Jakarta -

Seekor harimau putih langka lahir di kebun binatang Nikaragua. Tapi, induknya menolak kehadirannya.

Dikutip dari AFP, Kamis (6/1/2021), anak harimau putih betina itu lahir pekan lalu. Beratnya saat lahir kurang dari 1 kg.

Oleh kebun binatang, dia diberi nama Nieve yang artinya salju. Direktur kebun binatang Nikaragua di Amerika Tengah itu, Eduardo Sacasa, mengatakan Nieve adalah harimau putih pertama yang lahir di negara itu.

Nieve berasal dari sepasang harimau Bengal kuning dan hitam. Kelompok konservasi WWF menggambarkan harimau putih sebagai "anomali genetik", yang tidak diketahui keberadaannya di alam liar. Harimau putih cuma ada beberapa lusin di penangkaran.

Harimau putih merupakan harimau Bengal yang orang tuanya membawa gen resesif, menurut The Wildcat Sanctuary di Minnesota yang membantu dan mempelajari kucing. Mereka bukan albino atau spesies terpisah.

Marina Arguello merawat harimau putih perempuan di Kebin Binatang di Mayasa, Nikaragua 5 Januari 2021 (Photo by INTI OCON / AFP)Marina Arguello merawat harimau putih perempuan di Kebin Binatang di Mayasa, Nikaragua 5 Januari 2021 (Photo by INTI OCON / AFP) Foto: AFP/INTI OCON

Beberapa taman dan kebun binatang mengawinkan harimau putih, karena anak harimau putih menarik lebih banyak pengunjung. Tindakan itu bukan tanpa risiko, sering kali langkah itu mengakibatkan malformasi dan masalah genetik lainnya, kata situs suaka tersebut.

Ibu anak itu, yang diselamatkan setelah ditinggalkan oleh sirkus, mewarisi gen langka dari kakeknya, yang berkulit putih.

Tapi, kehadiran Nieve tidak diterima oleh induknya. Kini, Nieve dipelihara oleh istri Sacasa, Marina Arguello, dan mendapatkan konsumsi dari susu botol.

Marina turut membantu mengelola kebun binatang sekitar 700 hewan dan sebuah pusat penyelamatan.

Marina membisikkan kata-kata manis ke telinga anak kecil itu saat ia menyusu. Dia juga tidak canggung untuk menepuk punggung harimau putih kecil itu dengan lembut setelahnya.

"Dia tidak kehilangan nafsu makan. Setiap tiga jam sekali, dia ku beri botol susu. Kalau tidak, dia menjerit, begitu pula kalau susunya terlalu dingin," kata Marina.



Simak Video "Anak Harimau Putih di Pakistan Mati Diduga Gegara Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA