Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 24 Jan 2021 22:46 WIB

TRAVEL NEWS

Masih Ada Penumpang Tolak Pakai Masker, Pesawat pun Dialihkan

Bonauli
detikTravel
Peach Aviation
Ilustrasi pesawat Peach Aviation (Facebook Peach Aviation)
Hokkaido -

Protokol era new normal seperti penggunaan masker berlaku untuk semua industri, termasuk penerbangan. Tapi masih ada saja yang ngeyel dan bikin drama.

Dilansir dari Sora News, seorang pria bernama Junya Okuno terbang dengan pesawat Peach Airlines, anak perusahaan dari ANA. Penerbangan ini berangkat dari Hokkaido menuju Bandara Kansai di Osaka, Jepang.

Kejadian ini berlangsung pada 7 September 2020, Okuno bersikukuh untuk tidak memakai masker dari sebelum terbang. Padahal penumpang lain mematuhi peraturan era new normal ini.

Pihak maskapai memberikan kesempatan untuk naik, asalkan Okuno memakai masker di dalam pesawat. Setelah lepas landas, Okuno masih saja menolak memakai masker.

Awak kabin yang melihat melihat ini akhirnya mendatangi Okuno dan memintanya untuk memakai masker. Bukannya menuruti saran awak kabin, Okuno malah makin agresif. Okuno berteriak ke arah pramugari tersebut dan memelintir salah satu dari kru awak kabin yang berada di dekatnya.

Awak kabin tersebut mengalami luka ringan akibat serangan Okuno. Dengan cepat awak kabin lain memberitahu kapten penerbangan bahwa ada penumpang yang menolak memakai masker selama penerbangan dan melukai kru awak kabin.

Sesuai dengan peraturan penerbangan Jepang, pilot menganggap Okuno sebagai risiko keselamatan. Sehingga pilot mengambil kebijakan cepat untuk mengalihkan penerbangan ke bandara terdekat.

Bandara terdekat berada ialah Niigita, sekitar 600 km dari bandara Kansai di Osaka. Dengan terpaksa, Okuno harus turun dari penerbangan tersebut.

Melihat tingkah Okuno yang meresahkan, para penumpang sampai bertepuk tangan ketika Okuno turun dari pesawat. Okuno pun ditahan oleh Kepolisian Prefektur Osaka.

Okuno tidak dikenakan pasal tentang penolakan memakai masker. Namun dirinya ditahan karena dakwaan penghentian paksa operasi bisnis. Okuna harus mendekam di penjara selama 4 bulan ke depan. Sementara penerbangannya harus delay sampai dua jam 15 menit untuk sampai ke Kansai.

(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA