Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 13 Feb 2021 15:59 WIB

TRAVEL NEWS

5 Fakta MRT Jakarta dari Tiket sampai Aplikasinya

Syanti Mustika
detikTravel
MRT Jakarta kembali beroperasi normal pada PSBB transisi fase I. Di Stasiun MRT Lebak Bulus, suasana masih lengang.
MRT Jakarta dan fakta menariknya (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta menambah panjang pilihan transportasi di ibu kota. Berikut fakta MRT Jakarta.

Dirangkum detikcom, Sabtu (13/2/2021), MRT menjadi moda transportasi terbaru yang hadir di Jakarta. Sempat menjadi kontroversi, dalam prosesnya kehadiran MRT disambut antusias oleh warga Jakarta. Apalagi, mereka yang membutuhkan kecepatan dalam beraktivitas di jantung kota Jakarta.

MRT Jakarta menghubungkan Lebak Bulus ke HI. Traveler cuma perlu menghabiskan waktu 30 menit untuk mencapai dua ujung stasiun itu.

Nah, bagi traveler yang ingin menjajal MRT, berikut harga tiket hingga nama-nama stasiun MRT. Juga tentang aplikasinya.

Yuk, kita simak fakta MRT Jakarta lagi yuk.

1. Stasiun naik dan turun MRT

Saat ini, ada 13 stasiun pemberhentian MRT Jakarta, mulai dari Stasiun Lebak Bulus hingga ujungnya Stasiun Bundaran HI, begitu sebaliknya.

Nah, ini dia nama-nama stasiun MRT Jakarta.

- Stasiun Lebak Bulus Grab
- Stasiun Fatmawati
- Stasiun Cipete Raya
- Stasiun Haji Nawi
- Stasiun Blok A
- Stasiun Blok M BCA
- Stasiun ASEAN
- Stasiun Senayan
- Stasiun Istora Mandiri
- Stasiun Bendungan Hilir
- Stasiun Setiabudi Astra
- Stasiun Dukuh Atas BNI
- Stasiun Bundaran HI

MRT jadi salah satu transportasi yang kerap digunakan warga untuk beraktivitas di akhir pekan. Namun, pandemi COVID-19 membuat MRT tampak sepi.MRT Jakarta Foto: Herdi Alif Alhikam

2. Cara naik MRT

Traveler yang belum pernah naik MRT Jakarta dan ingin mencoba, ini langkah-langkahnya.

- Kamu datang dan masuk ke stasiun MRT Jakarta.
- Membeli Single Trip Ticket (STT) maupun Multi Trip Ticket (MTT) melalui loket atau Ticket Vending Machine (TVM).
- Setelah tiket didapat, tempelkan pada gerbang penumpang.
- Antri sesuai garis yang disarankan ya.
- Dahulukan penumpang yang turun sebelum naik.
- Setelah sampai di stasiun tujuan, tempelkan kembali tiket anda (tap out) di gerbang penumpang untuk keluar stasiun.

Jika traveler ragu, bisa kok tanya-tanya ke petugas di stasiun.

3. Kebijakan operasional baru

Dalam Instagramnya, MRT Jakarta mengatakan mulai tanggal 11 Februari 2021 terdapat kebijakan operasional baru. Untuk jam operasional pada hari kerja yaitu 05.00-22.00 WIB. Sedangkan saat akhir pekan atau libur 06.00-20.00 WIB.

[Gambas:Instagram]



4. Harga tiket MRT Jakarta

Harga tiket MRT Jakarta mulai dari Rp 4.000- Rp 14.000. Jika traveler berangkat dari Lebak Bulus dan ingin menuju ke Fatmawati (hanya 1 stasiun) dikenakan biaya Rp 4.000.

Nah, jika traveler ingin ke Blok M, berangkat dari Lebak Bulus, dikenakan biaya Rp 8.000 (melewati empat stasiun).

Di tengah pandemi virus Corona ini, traveler yang bepergian dengan MRT Jakarta ataupun moda transportasi lainnya tetap patuhi protokol kesehatan, ya. Selalu jaga jarak, jaga kebersihan dan kenakan masker dengan benar.

5. Aplikasi MRT-J

MRT Jakarta punya aplikasi, namanya MRT-J. Salah satu kegunaan dari aplikasi ini adalah traveler bisa melalukan pembelian tiket melalui online.

Setelah registrasi akun, traveler bisa mulai memesan tiket dengan memilih stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan. Kemudian, tekan tombol panah untuk melanjutkan ke proses selanjutnya.

Lalu tekan tombol beli tiket untuk melanjutkan ke laman pembayaran tiket. Traveler dapat memilih beberapa jenis pembayaran tiket MRT ini, di antaranya GoPay, OVO, DANA, dan LinkAja.



Simak Video "Akibat Corona, Proyek MRT Bundaran HI-Harmoni Molor"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA