Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 10 Mar 2021 09:13 WIB

TRAVEL NEWS

Ada Pameran Lukisan Tapi di Tengah Hutan Babakan Siliwangi

Siti Fatimah
detikTravel
Di bawah pohon rindang hutan Babakan Siliwangi, belasan lukisan karya seniman maestro Hassan Pratama terpajang. Kanvas-kanvas dengan warna-warni seakan menghidupkan kembali suasana hutan yang bersebelahan dengan Sanggar Olah Seni.
Foto: (Siti Fatimah/detikcom)
Jakarta -

Di bawah pohon rindang Hutan Babakan Siliwangi, belasan lukisan karya seniman maestro Hassan Pratama terpajang. Kanvas-kanvas dengan warna-warni seakan menghidupkan kembali suasana hutan yang bersebelahan dengan Sanggar Olah Seni.

Selama ini, Hassan memiliki minat khusus pada lingkungan hidup, sehingga pameran tunggalnya kali ini bertajuk 'Tree of Life.' Baginya, pameran ini bentuk eksplorasi seniman selama pandemi COVID-19 yang juga memberi dampak di dunia seni dan budaya.

Di bawah pohon rindang hutan Babakan Siliwangi, belasan lukisan karya seniman maestro Hassan Pratama terpajang. Kanvas-kanvas dengan warna-warni seakan menghidupkan kembali suasana hutan yang bersebelahan dengan Sanggar Olah Seni.Di bawah pohon rindang hutan Babakan Siliwangi, belasan lukisan karya seniman maestro Hassan Pratama terpajang. Kanvas-kanvas dengan warna-warni seakan menghidupkan kembali suasana hutan yang bersebelahan dengan Sanggar Olah Seni. Foto: (Siti Fatimah/detikcom)

Setidaknya ada 15 hasil karya Hassan yang ditampilkan. Seluruhnya berbentuk abstrak dan punya makna lingkungan yang ia eksplor dengan memasukkan warna terang gelap hingga corak pepohonan.

Kurator Eddy Hermanto pada catatan kuratorialnya menyebut, bentuk seni lukis dari apa yang dikerjakan oleh pelukis merupakan sesuatu yang mau tidak mau harus berkomunikasi dengan apresiatornya. Atau sebaliknya, apresian mampu mengapresiasi karya seni tersebut.

"Dalam proses relasi apresiasi tersebut, makna seni rupa atau lukisan menjadi penting. Makna dari suatu bentuk adalah decode atau pesan yang ingin disampaikannya perupa disamping makna visual itu sendiri sebagai totalitas kerja kreatif," kata Eddy dalam keterangan yang diterima, Selasa (9/3/2021).

Di bawah pohon rindang hutan Babakan Siliwangi, belasan lukisan karya seniman maestro Hassan Pratama terpajang. Kanvas-kanvas dengan warna-warni seakan menghidupkan kembali suasana hutan yang bersebelahan dengan Sanggar Olah Seni.Di bawah pohon rindang hutan Babakan Siliwangi, belasan lukisan karya seniman maestro Hassan Pratama terpajang. Kanvas-kanvas dengan warna-warni seakan menghidupkan kembali suasana hutan yang bersebelahan dengan Sanggar Olah Seni. Foto: (Siti Fatimah/detikcom)

Lewat pandangannya itu, menurut Eddy kiranya seni lukis bukan sekedar konsumsi visual yang menghadirkan keindahan semata, namun paling tidak dapat memberikan pencerahan. Termasuk karya-karya lukis yang dibuat perupa Hassan Pratama.

"Pada kesempatan ini ia mengangkat seni lukis berbasis muatan representasional dengan menarasikan karya-karyanya yang adalah epitome atau simbolik dari subjek utama di atas kanvas yang menyimpan banyak tafsir," ujarnya.

Eddy menuturkan, bahasa rupa yang diemban Hassan dalam pameran tunggalnya ini merupakan karakter penggambaran aspek lingkungan hidup yang memberikan dampak kuat bagi kehidupan. Maka dari itu, meskipun berbentuk abstrak, Hassan tetap memunculkan corak pepohonan di tiap-tiap hasil lukisannya.

"Ikonografi yang dipakai bisa diambil di mana saja. Karya-karya Hassan merupakan refleksi dari faktor hidup dan kehidupan pada situasi kekinian baik itu yang bercorak abstraksi atau yang bernuansa abstrak sekali pun," imbuhnya.

Di bawah pohon rindang hutan Babakan Siliwangi, belasan lukisan karya seniman maestro Hassan Pratama terpajang. Kanvas-kanvas dengan warna-warni seakan menghidupkan kembali suasana hutan yang bersebelahan dengan Sanggar Olah Seni.Di bawah pohon rindang hutan Babakan Siliwangi, belasan lukisan karya seniman maestro Hassan Pratama terpajang. Kanvas-kanvas dengan warna-warni seakan menghidupkan kembali suasana hutan yang bersebelahan dengan Sanggar Olah Seni. Foto: (Siti Fatimah/detikcom)

Meskipun cuaca hujan, lukisan-lukisan Hassan tak lantas dipindah tempat. Ia membiarkan lukisan-lukisannya itu menyatu dengan alam dan cuaca tanpa pandang kondisi dan situasi.

"Atas dasar itu, Hassan Pratama meskipun dalam iklim suasana yang kurang menunjang (di tengah pandemi COVID-19) sepertinya ia tetap ajeg berupaya untuk memamerkan karya-karyanya dalam memenuhi penyebaran apresiasi seni lukis," tandasnya.

Pameran ini dapat dinikmati wisatawan secara cuma-cuma hingga 14 Maret 2021. Lokasi pameran di tempat wisata Babakan Siliwangi, Jl. Tamansari No. 90 Lb. Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.



Simak Video "Indahnya Lukisan Dila, Gadis Penyandang Disabilitas Asal Sukabumi"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA