Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 17 Mar 2021 06:12 WIB

TRAVEL NEWS

Kenapa Naik Pesawat di Papua Harus Timbang Badan?

Hari Suroto
detikTravel
Penerbangan perintis
Pesawat perintis di Papua. Foto: Wilpret Siagian
Jayapura -

Ada yang unik jika traveler naik pesawat ke Papua. Semua penumpangnya harus timbang badan dulu. Ini alasannya.

Seluruh maskapai yang melayani penerbangan perintis di pedalaman Papua selalu menerapkan timbang badan bagi penumpang dan bagasi. Menimbang badan penumpang saat check-in keberangkatan sebagai bagian dari keselamatan penerbangan.

Setelah check in, para penumpang dipersilahkan untuk menimbang diri dan juga barang yang dibawa, hal ini untuk menjaga agar muatan pesawat tidak overweight. Tujuan lainnya untuk mengukur batas maksimal kapasitas pesawat, serta untuk penghitungan distribusi beban di pesawat.

Penempatan penumpang dalam pesawat juga diatur agar distribusi beban masih dalam jarak layak saat penghitungan weight dan balancing. Selain itu maksimum bobot muatan sangat berkaitan dengan panjang landasan dan take off serta landing pesawat.

Secara operasional perusahaan, tujuan lainnya untuk efisiensi. Semakin berat beban pesawat, maka semakin banyak menghabiskan bahan bakar.

Pesawat perintis di Papua lebih mengutamakan mengangkut penumpang terlebih dahulu jika terjadi kelebihan muatan. Bagasi yang kelebihan akan diturunkan dan diangkut pada penerbangan selanjutnya.

Pesawat perintis di Papua dioperasikan oleh pilot-pilot senior yang sudah berpengalaman dan memahami kondisi alam Papua.

Maskapai penerbangan perintis yang beroperasi di Papua yaitu Susi Air, Tariku Aviation, Yajasi, MAF, AMA, Advent, Alda Air, Dimonim Air, Rimbun Air, Flying SAS, Aviastar, dan Smart Aviation.

Jenis pesawat perintis di Papua yaitu Cessna Caravan, Twin Otter DHC6, Pilatus Porter PC-6, PAC750, dan Godiak.

Adapun home base pesawat perintis ini di Bandara Biak, Sentani, Nabire, Timika, Wamena dan Merauke.

---
Artikel ini dibuat oleh Hari Suroto dari Balai Arkeologi Papua dan diubah seperlunya oleh redaksi.



Simak Video "Melihat Bangkai Pesawat MH17 yang Kena Rudal di Ukraina"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA