Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 22 Mar 2021 18:40 WIB

TRAVEL NEWS

Soal Travel Bubble, WN Singapura Datang ke Indonesia Bukan Sebaliknya

Putu Intan
detikTravel
Safe Travel Corridor di Kepulauan Riau
Foto: Kemenparekraf
Jakarta -

Indonesia-Singapura tengah mendiskusikan program travel bubble. Kemenparekraf berharap akan banyak warga Singapura yang datang ke Indonesia, bukan sebaliknya.

"Kita tidak memasukkan warga Indonesia ke Singapura karena kita maunya warga Singapura yang datang ke Indonesia. Itu yang teman-teman parekraf fokus bagaimana caranya wisatawan datang ke sini, bukan wisatawan kita yang berangkat ke luar negeri," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dalam konferensi pers virtual, Senin (22/3/2021).

Saat ini, pembahasan mengenai travel bubble atau travel corridor arrangement ini masih berlanjut. Sandiaga berharap nantinya akan ada kesepakatan antara dua negara.

"Pembahasan dengan Singapura ini berlanjut, dipimpin Bu Menlu tentunya dan saya sudah ada beberapa pembicaraan sebelumnya. Harapan saya dengan pembicaraan Bapak Menteri Luar Negeri Singapura ke Jakarta minggu ini, kita bisa mendorong pembahasan ini ke tahap yang lebih maju lagi sehingga bisa difinalisasi," ujar Sandiaga.

Wisatawan Singapura nantinya diizinkan untuk masuk ke Kepulauan Riau. Pemerintah daerah Kepulauan Riau rencananya akan mulai membuka perbatasan pada 21 April 2021. Ada dua zona yang akan disiapkan sebagai lokasi wisata yaitu Nongsa di Batam dan Lagoi di Bintan.

Wisatawan Singapura yang akan masuk harus sudah divaksinasi dan ketika dites sudah negatif COVID-19. Wisatawan domestik juga diperkenankan untuk berwisata di Nongsa dan Lagoi dengan ketentuan sama.

"Di Nongsa hanya 3 lokasi yang diperbolehkan dan di Bintan hanya 4 resort yang boleh. Dan itu disekat, jadi masyarakat yang bisa masuk jika sudah melalui proses vaksinasi dan testing. Kalau masyarakat lokal menggunakan GeNose," kata Sandiaga.

Adapun lokasi wisata yang akan dibuka itu merupakan lapangan golf, resort, desa wisata, dan kuliner. Ini diharapkan dapat menggeliatkan ekonomi masyarakat lokal.

"Di Batam itu juga ada namanya Kampung Lama, konsepnya seperti desa wisata. Kita akan siapkan kulinernya di sana, diharapkan adanya peningkatan penjualan dari pelaku ekonomi kreatif," tutup Sandiaga.



Simak Video "Travel Bubble antara Singapura dan Australia Terancam Batal!"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA