Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 05 Apr 2021 19:42 WIB

TRAVEL NEWS

Keren! Produk UMKM Kini Bisa Mejeng di Hotel Berbintang

Siti Fatimah
detikTravel
Produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kini bisa mejeng di hotel berbintang yang masuk dalam grup perhotelan Accor
Produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kini bisa mejeng di hotel berbintang yang masuk dalam grup perhotelan Accor. (Siti Fatimah/detikTravel)
Jakarta -

Produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kini bisa mejeng di hotel berbintang yang masuk dalam grup perhotelan Accor. Sebanyak 140 hotel dengan total 30 ribu kamar yang dicanangkan menyimpan produk UMKM.

Industri perhotelan mulai menggunakan produk UMKM, baik food & beverage, dekorasi kamar, hingga peralatan sandal hotel. Itu seiring dengan kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI).

CEO Accor Southeast Asia, Japan, South Korea Garth Simmons mengatakan upaya pengembangan UMKM itu dilakukan untuk memulihkan perekonomian dari berbagai sektor baik di sisi industri perhotelan dan UMKM.

"Kami antusias untuk terlibat secara aktif mulai dari proses kurasi produk UMKM kemudian mempromosikan dan memanfaatkan produk-produk tersebut di manapun hotel-hotel Accor berada di berbagai destinasi di Indonesia," kata Garth, Senin (5/4/2021).

Direktur Utama Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata, bilang saat ini tengah menyeleksi UMKM yang sesuai dengan kebutuhan hotel-hotel. Dia mencatat ada sekitar 600 UMKM yang terdaftar namun tetap dibutuhkan dikurasi produk.

Produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kini bisa mejeng di hotel berbintang yang masuk dalam grup perhotelan AccorProduk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kini bisa mejeng di hotel berbintang yang masuk dalam grup perhotelan Accor Foto: Siti Fatimah/detikTravel

"Saat ini Smesco Indonesia dan Accor telah melakukan kurasi bersama produk UMKM jenis kebutuhan resto, bedroom, bathroom, toiletries, amenities, home dekor, house hold serta minibar. Produk UMKM yang telah terseleksi ini akan mengisi kebutuhan hotel-hotel Accor yang berjumlah lebih dari 130 hotel di seluruh Indonesia," ujar Leonard.

Jawa Barat menjadi pilot project penyertaan UMKM masuk ke dalam rantai pasok industri perhotelan nasional. Alasannya, kata dia, karena Jabar selama ini merupakan trendsetter produk-produk lokal unggulan di Indonesia, terdapat 15.000 UMKM Jawa Barat aktif terbesar dalam berbagai cluster produk.

"Proses informasi kerjasama Smesco dan Accor melalui Dinas Koperasi & UKM di seluruh Indonesia yang penyebaran informasinya disosialisasikan melalui Medsos dan proses pendaftaran melalui link secara online. Hingga kini antusias UMKM untuk berpartisipasi sangat bagus, terdaftar lebih dari 600 UMKM yang memiliki produk unggulan dibidang Industri Hotel," tuturnya.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi dari tindakan kerja sama antara Kementrian, Accor dan Smesco Indonesia. Dia mengatakan ke depan UMKM akan semakin dilirik karena berkualitas dan mampu bersaing secara kompetitif.

"Saya kira kerja sama ini menjadi terasa istimewa di tengah pandemi Covid-19 karena UMKM banyak terpukul dari sisi permintaan, omzetnya banyak yang turun dan kemudian mereka punya masalah dengan pembiayaan," ujarnya.

Produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kini bisa mejeng di hotel berbintang yang masuk dalam grup perhotelan AccorProduk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kini bisa mejeng di hotel berbintang yang masuk dalam grup perhotelan Accor Foto: Siti Fatimah/detikTravel

"Ke depan kita ingin akan semakin banyak produk UMKM yang bisa terhubung dengan ekosistem hotel Accor grup. Bukan semacam showcase saja, tapi ini bagi kami akan sangat bermanfaat, sangat penting untuk mempromosikan dan menaikkan branding produk UMKM di jaringan hotel," kata Teten.

Sebelumnya, pada 3 April 2021, telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Hotel Accor dan Smesco Indonesia. Teken MoU itu dilakukan oleh Senior Vice President Operations & Government Relations, Accor Indonesia & Malaysia Adi Satria dan Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (Smesco Indonesia) Leonard Theosabrata dengan disaksikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di ibis Bandung Trans Studio, Bandung.



Simak Video "Blak-blakan Menteri Koperasi dan UKM: Tiga Strategi Modernisasi Koperasi & UMKM"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA