Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 16 Apr 2021 15:44 WIB

TRAVEL NEWS

GeNose Akan Dipakai di Bandara Adi Soemarmo Solo Mulai 29 April 2021

Ragil Ajiyanto
detikTravel
Riyaman, Airport Operation, Services & Security Senior Manager Bandara Adi Soemarmo,
Foto: Riyaman (Ragil Ajiyanto/detikTravel)
Boyolali -

Bandara Adi Soemarmo, Solo akan menggunakan alat tes COVID-19, GeNose mulai 29 April 2021 mendatang. Calon penumpang bisa memilih Rapid Antigen atau GeNose.

"Kami merencanakan tanggal 29 April (2021), pelaksanaan GeNose dimulai," ujar Airport Operation, Services & Security Senior Manager Bandara Adi Soemarmo, Riyaman, Jumat (16/4/2021).

Pihaknya berharap, tanggal 23 April mendatang, semua persiapan, peralatan dan kebutuhan untuk pelaksanaan tes COVID-19 menggunakan alat GeNose tersebut sudah tersedia di bandara Adi Soemarmo, yang berlokasi di wilayah Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali tersebut.

Untuk pemeriksaan GeNose ini pihaknya bekerja sama dengan anak perusahaan PT Angkasa Pura, yaitu Angkasa Pura Supports sebagai pelaksana di lapangan.

"Sekarang on progres dan kami untuk meningkatkan pelayanan GeNose ini kami bekerja sama dengan anak perusahaan, Angkasa Pura Supports sebagai pelaksana di lapangan. Kami dari angkasa pura mensupport betul untuk pelaksanaan GeNose ini. Yang jelas bahwa pelaksanaan GeNose akan dilaksanakan tanggal 29 April," kata Riyaman.

Untuk harga, kemungkinan akan sama dengan di bandara lain, yang sudah menerapkan GeNose, seperti di bandara Surabaya dan Yogyakarta International Airport (YIA). Di sana, kata Riyaman, harga untuk tes GeNose Rp 40.000.

"Saya kira sama," jelasnya.

Menurut Riyaman, tes GeNose sementara ini hanya melayani untuk calon penumpang pesawat terbang yang sudah memegang tiket. Untuk lokasi pemeriksaan virus Corona atau COVID-19 bagi calon penumpang pesawat tersebut yaitu di tempat parkir sepeda motor.

Meski disediakan alat tes GeNose, lanjut dia, namun pihaknya juga masih tetap menyedikan tes rapid antigen. Sehingga para calon penumpang pesawat nantinya bisa memilih untuk tes COVID-19 yang merupakan syarat untuk melakukan perjalanan melalui jalur udara tersebut.

Apakah akan melakukan pemeriksaan dengan GeNose atau Rapid Antigen. Rapid Antigen akan tetap dilayani di lantai II parkiran sepeda motor, sedangkan GeNose rencananya di lantai I.

Sementara itu, terkait kesiapan bandara menjelang Lebaran 1442 Hijriyah, Riyaman, menyatakan bandara Adi Soemarmo tetap mempersiapkan pelayanan operasional bandara, meskipun telah terbit Surat Edaran No. 13 Tahun 2021 dari Gugus tugas tentang Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan pengendalian Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H.

Terkait dengan adanya larangan mudik Lebaran dari tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 itu, pihaknya masih menunggu arahan dari kantor pusat.

"Kami masih menunggu arahan dari kantor pusat apakah Posko Lebaran tetap akan diadakan atau tidak. Tapi yang jelas secara operasional kami siap memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada seluruh pengguna jasa bandar udara," jelasnya.

Mengantisipasi masyarakat yang mudik lebih awal atau sebelum tanggal 6 Mei, pihak bandara belum bisa memprediksi. Bila terjadi peningkatan jumlah penumpang hal ini diharapkan adanya tim gabungan dari Pemerintah Kota untuk mengantisipasi. Namun sejauh ini jumlah penumpang di Bandara Adi Soemarmo masih belum ada lonjakan yang signifikan.

"Saat ini penumpang di Bandara Adi Soemarmo masih landai, rata-rata penumpang sekitar 900 - 1.000 penumpang per hari," pungkasnya.



Simak Video "Pencipta Beberkan Data Penggunaan dan Kualitas GeNose"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA