Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 22 Jun 2021 22:02 WIB

TRAVEL NEWS

Wagub Minta Wisata Bali untuk Wisman Dibuka Juli, Bisa Buka Tutup

Sui Suadnyana
detikTravel
Sunset di Tanah Lot
Suasana matahari terbenam di Tanah Lot, Bali Foto: Johanes Randy
Lumajang -

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meminta pariwisata Pulau Dewata untuk wisatawan mancanegara (wisman) tetap dibuka pada Juli mendatang. Terlebih sejatinya Bali sudah berencana membuka pariwisata sejak September tahun lalu.

"Kami semua sangat berharap Juli ini (dibuka). Meskipun belum seratus persen seperti dulu," kata Cok Ace dalam webinar bertajuk persiapan Bali untuk open border internasional yang digelar Jaringan Wisata Muhamadiyah dari Pura Mandara Giri, Semeru Agung Lumajang, Jawa Timur, Selasa (22/6/2021) sore.

Menurut Cok Ace, ada beberapa pola yang bisa dicoba untuk membuka kedatangan wisman, seperti travel bubble yang memungkinkan wisatawan antar-negara atau antar-provinsi, pola essensial traveler, dan free covid corridor.

"Andaikan memungkinkan, setidaknya Juli ini kami harapkan tidak ada penundaan. Jika pun nantinya akan ada sistem 'buka tutup', masih bisa dilakukan andaikata kasus masih dinamis. Namun beberapa bulan ini kondisi pengendalian pandemi sangat bagus dan saya yakinkan kesiapan kami di Bali," terang Cok Ace.

Dirinya menyadari, bahwa pembukaan pariwisata untuk wisman tidak hanya perlu kesiapan Bali, tetapi juga faktor eksternal. Berbagai faktor eksternal itu seperti kondisi negara asal wisatawan, serta pandangan pemerintah pusat yang tentu perlu pertimbangan.

"Bali sudah membuka pintu wisdom. Tren untuk datang ke Bali pun terus meningkat dan kita akan berupaya menjaga keamanan dan kesehatan teman-teman yang berwisata ke Bali," katanya.

Cok Ace menuturkan, kesiapan open border atau pintu pariwisata internasional Bali sudah siap dengan mengacu pada indikator pendukungnya, termasuk vaksinasi.

"Dari target 70 persen vaksinasi untuk 4 juta masyarakat Bali sudah lebih dari 50 persen yang sudah menerima (vaksin). Lalu untuk prokes, masyarakat Bali di posisi nomor satu secara nasional untuk disiplin pemakaian masker," paparnya.

Program vaksinasi juga sudah menunjukkan efek baik yang menjanjikan bagi Bali. Dalam beberapa bulan terakhir angka positif sudah di dua digit.

"Angka positif sedikit, yang meninggal sedikit. Kesiapan Bali juga ditunjukkan dengan 1000 hotel dan fasilitas pariwisata sudah memiliki standar CHSE dan ke depan Ditargetkan 1.000 lagi," sebutnya.

Selain itu, tiga wilayah telah dirancang sebagai kawasan hijau yakni Ubud, Nusa Dua dan Sanur dengan sistematis. Pola kedatangan wisatawan ke Bali juga telah diatur. "Pola untuk wisatawan dari mulai datang, karantina dan dibolehkan ke kawasan hijau hingga kembali ke negaranya sudah kami siapkan," tandasnya.



Simak Video "Kunjungan Wisatawan ke Bali Menurun Drastis!"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA