Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 11 Jul 2021 15:18 WIB

TRAVEL NEWS

2 Rekomendasi Taman Wisata di Bantul untuk Tamasya Pasca-PPKM Darurat

Erika Dyah
detikTravel
Wisata di Bantul
Foto: Dok. Pemkab Bantul
Jakarta -

Seiring dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sejumlah objek wisata di berbagai daerah terpaksa ditutup. Meski demikian, hal ini bukan berarti menghalangi keinginan tamasya Anda.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo menjelaskan pihaknya memiliki rekomendasi objek wisata Taman Puspa Gading yang bisa menjadi salah satu pilihan untuk masyarakat yang berencana wisata ke Yogyakarta pasca PPKM Darurat.

Ia menerangkan, Taman Puspa Gading yang terletak di dusun Tegaldowo, Bantul jadi salah satu tempat wisata yang menawarkan pemandangan dengan landscape taman bunga. Jalanan di taman ini berhiaskan tanaman bunga yang ditata menyerupai lorong. Sehingga, memberikan kesan asri yang dapat dirasakan para pengunjung serta dimanfaatkan sebagai lokasi swafoto.

Menurut Kwintarto, Taman Puspa Gading cocok sebagai tujuan wisata keluarga. Sebab, objek wisata ini memiliki permainan anak serta wahana edukasi. Ada juga pemandangan jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Bedog.

Tak hanya itu, taman ini juga memiliki patung Presiden Soekarno yang berdiri megah di pintu masuknya. Sementara di kanan dan kiri jalan setapak menuju objek wisata, dapat ditemukan beragam spot foto dapat sekaligus menjadi wahana edukasi berupa patung-patung hewan seperti komodo dan kijang.

Ia menambahkan, objek wisata ini juga memiliki kolam renang dan permainan air yang bisa membuat anak betah berlama-lama. Selain itu, lanjutnya, para orang tua juga bisa menikmati sensasi terapi ikan sembari menunggu anak-anak bermain di kawasan objek wisata itu. Caranya pun mudah, tinggal mencelupkan kaki, ikan-ikan kecil akan langsung akan mengerubungi dan membersihkan kulit mati.

Kwintarto mengungkap taman ini dirintis dan dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Dengan suasana sejuk khas persawahan, taman wisata ini juga menyediakan gazebo yang tertata di sejumlah titik dengan warung-warung yang menyajikan beragam kuliner untuk para wisatawan.

"Kita mendorong desa-desa wisata juga kelompok masyarakat untuk terus mengembangkan potensi wisatanya agar ekonomi warga bisa bergerak. Sementara ini wisata kita tutup dulu, tapi mereka juga kita dorong tetap menjaga fasilitas wisata sekaligus kelengkapan protokol kesehatannya," jelas Kwintarto dalam keterangan tertulis, Minggu (11/7/2021).

Taman Edum Park

Wisata di Bantul Taman Edum Park Foto: Dok. Pemkab Bantul

Selain Taman Puspa Gading, lanjutnya, ada juga Taman Edum Park yang hanya berjarak 300m dari Taman Puspa Gading untuk dijadikan pilihan wisata keluarga. Menurutnya, objek wisata Taman Edum Park tak berbeda jauh dengan Taman Puspa Gading, yakni berupa taman nan teduh dengan rerumputan hijau dan pepohonan yang tertata rapi.

Ia menjelaskan taman ini juga cocok untuk rekreasi berbagai kalangan terutama rombongan keluarga. Dengan hanya merogoh kocek Rp10.000, masing-masing pengunjung dapat menikmati berbagai wahana yang ada di Edum Park.

Kwintarto menyebutkan terdapat sejumlah wahana dalam objek wisata ini, antara lain spot foto berupa telur dinosaurus, kursi di tengah kolam, dan beragam patung satwa. Taman ini juga memiliki fasilitas dua kolam renang yang diperuntukkan untuk anak-anak dan orang dewasa. Serta ayunan jaring untuk sekadar bersantai sesaat atau beristirahat di deretan gazebo sembari berswafoto.

Selain itu, ia mengungkap tak jauh dari objek wisata terdapat sejumlah homestay dengan tarif kisaran Rp250.000/malam untuk pengunjung yang ingin menikmati sembari menikmati suasana pedesaan. Ia menambahkan, pengunjung yang berminat bisa menghubungi pihak pengelola objek wisata untuk diantar langsung ke homestay yang akan dituju.

Rute Menuju Taman Puspa Gading dan Edum Park

Menurut Kwintarto, rute menuju Taman Puspa Gading dan Edum Park cukup mudah untuk dijangkau. Kedua taman wisata ini hanya berjarak sekitar 13 km dari pusat kota Yogyakarta.

Pengunjung bisa mengambil rute via Jalan Bantul dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Ia mengatakan pengunjung juga bisa menggunakan panduan Google Map, sebab pengelola sudah menyematkan peta lokasi untuk memudahkan panduan.

"Kita sangat siap menyambut wisatawan pasca PPKM Darurat. Semoga saja masyarakat bisa tertib menjalani protokol kesehatan dan target vaksinasi tercapai. Harapannya, angka COVID-19 bisa ditekan dan tercipta kekebalan kelompok (Herd Immunity) sehingga dunia pariwisata kembali bergeliat," tegas Kwintarto.

Ia pun mengungkap para wisatawan yang ingin menjelajahi lebih lanjut tentang wisata Bantul setelah berakhirnya PPKM Darurat dapat mengakses aplikasi JELAJAH BANTUL yang bisa diunduh melalui playstore.

Tak lupa Kwintarto mengingatkan masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan dengan menjalani 5M. Serta menyarankan calon pengunjung untuk meminimalisir kontak dengan menggunakan aplikasi QUAT dalam melakukan pembayaran non tunai.



Simak Video "Alasan 100 Titik ke Jakarta Disekat Saat PPKM Darurat"
[Gambas:Video 20detik]
(adv/adv)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA