Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 20 Jul 2021 17:15 WIB

TRAVEL NEWS

Kandungan Metamfetamin di Sungai Tenyata Bisa Bikin Ikan Kecanduan

A boy reacts after catching a trout with his hands during an event promoting the Ice Festival in Hwacheon, south of the demilitarized zone (DMZ) separating the two Koreas, South Korea January 6, 2018. REUTERS/Kim Hong-Ji
Foto: Ilustrasi ikan Trout (Reuters/Kim Hong-Ji)
Praha -

Sebuah studi terbaru menyebut kandungan methamphetamine (sabu) yang terakumulasi di air sungai ternyata bisa membuat ikan kecanduan. Bagaimana kisahnya?

Studi tersebut dilakukan oleh tim peneliti Ekologi Perilaku dari Czech University of Life Sciences di Praha, Republik Ceko. Penelitian itu menggunakan ikan Trout cokelat sebagai objek penelitian.

Total ada 40 ikan Trout yang diteliti. Ikan-ikan itu diletakkan di dalam kolam berisi air yang mengandung Metamfetamin. Level kandungannya sama seperti yang ditemukan dalam sampel air sungai setempat.

40 Ikan Trout itu dipelihara selama 8 minggu. Setelah itu, ikan-ikan kemudian dipindahkan ke kolam berisi air bersih. Ternyata, ikan-ikan yang dipelihara di air Metamfetamin mengalami kecanduan.

Mereka tampak menderita dan lebih memilih air yang mengandung Metamfetamin dibandingkan air bersih. Tim peneliti pun membedah bagian otak ikan yang kecanduan dan menemukan ada jejak narkoba di sana 10 hari sejak terpapar.

Kandungan Metamfetamin di sungai ternyata berasal dari limbah buangan yang masuk ke aliran sungai. Diduga asalnya dari air urine pengguna narkoba.

"Ikan sangat sensitif terhadap efek merugikan dari zat aktif yang terkandung dalam alkohol hingga kokain dan itu bisa berkembang jadi ketergantungan, mirip seperti pada manusia," jelas Dr Pavel Horky, Ketua Tim Peneliti, seperti dikutip dari CNN, Senin (19/7/2021).

Dr Horky khawatir, kecanduan narkoba akan membuat ikan-ikan tersebut menghabiskan waktu lebih banyak di dekat tempat pengolahan limbah, yang tentu saja tidak sehat bagi mereka.

Menurut Dr Horky, kecanduan narkoba pada hewan terbukti lebih kuat daripada kecanduan pada hal-hal yang natural, seperti kawin atau mencari makan. Penelitian tersebut dipublikasi di Jurnal Biologi Eksperimental.



Simak Video "Di Tengah Pandemi, Indonesia Ekspor 11 Ton Produk Ikan Beku"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA