Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 23 Jul 2021 07:42 WIB

TRAVEL NEWS

Agar Tak Jadi Kota Hantu, Spanyol Tawarkan Rumah Gratis dan Pekerjaan Nih

Femi Diah
detikTravel
Pinares de Rodeno pine forest in Sierra de Albarracin of Teruel Aragon in Spain
Ilustrasi Griegos (Getty Images/iStockphoto/MEDITERRANEAN)
Griegos -

Kota di Spanyol ini menawarkan rumah gratis dan pekerjaan kepada siapa saja. Langkah itu diambil agar mendapatkan tambahan penduduk dan tidak menjadi kota hantu.

Dikutip dari New York Post, kota di Spanyol yang menawarkan rumah gratis dan pekerjaan kepada pendatang itu adalah Griegos. Kota di timur laut Spanyol itu krisis penduduk.

Saat ini, Griegos cuma dihuni 132 orang. Baik orang dewasa maupun anak-anak sama-sama minimnya. Sebagai gambaran, sekolah dasar kelas dua di kota itu cuma memiliki sembilan siswa.

Wali Kota Griegos, Salvador Gil, bilang saat ini Griegos kekurangan tenaga ahli yang dibutuhkan untuk menjadi desa mandiri.

"Kami ingin meyakinkan orang lain untuk berkontribusi pada kurangnya profesional yang ada di daerah pedesaan, seperti tukang batu, tukang listrik, tukang ledeng atau gembala," dia menambahkan.

Untuk menggaet pendatang, Griegos menyediakan tiga rumah untuk disewa dan dua macam pekerjaan, di antaranya bekerja di restoran lokal dan sejumlah pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah.

"Kami menawarkan pekerjaan di dapur dan restoran untuk Anda dan pasangan di Paladar de Aragon, yang terletak di La Muela de San Juan. Atau, Anda dapat mengelola restoran hotel Griegos, yang terletak di alun-alun," begitulah pengumuman pemkot setempat.

"Jika Anda salah satu dari mereka yang bekerja dari rumah, Anda dapat terus menjalankannya dan memanfaatkan rekan kerja kami."

Wali kota Gil juga mengajukan anggaran 150.000 euro untuk memperbarui balai kota agar terlihat lebih menarik.

Syarat dan Ketentuan

Untuk bisa menerima fasilitas dan pekerjaan itu, syaratnya traveler harus sudah berkeluarga dan diutamakan yang sudah memiliki anak. Alasannya, menambah jumlah siswa di sekolah dasar.

Tiga rumah yang disewa itu digratiskan pada tiga bulan pertama. Barulah di bulan keempat, penduduk baru itu bakal dikenai biaya per bulan sebesar USD 256 atau sekitar Rp 3,7 juta.

Biaya sewa itu akan diberi potongan andai ada anak. Makin banyak jumlah anak, diskonnya makin besar. Penyewa mendapatkan diskon USD 58,96 (sekitar R ribuan) per anak, jadi dengan dua anak, penyewa hanya perlu membayar USD 147,41 atau setara dengan Rp2,1 juta sebulan.

Tawaran itu tampaknya cukup diminati. Sampai saat ini, lebih dari 3 ribu aplikasi telah diajukan dari seluruh dunia. Karena tingginya peminat, kini pelamar diminta mengirimkan video yang isinya berupa alasan mereka layak dipilih.

Meskipun ini adalah pertama kalinya Spanyol meluncurkan tawaran itu, proposal serupa lumrah dilakukan di kota-kota Italia. Italia menggunakan kampanye rumah 1 euro dan boleh dibilang cukup diminati oleh turis asing.



Simak Video "Mengintip Desa 'Hantu' di Konawe Sultra"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA