Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 11 Agu 2021 19:26 WIB

TRAVEL NEWS

Gerak Cepat Pemadaman Kebakaran di Pulau Komodo Diapresiasi

Femi Diah
detikTravel
Sabana Laju Pemali di kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT, terbakar pada Sabtu (7/8). Api telah dipadamkan (ANTARA/Ho-Balai Taman Nasional Komodo)
Sabana Laju Pemali di kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT, terbakar pada Sabtu (7/8). Api telah dipadamkan (ANTARA/Ho-Balai Taman Nasional Komodo)
Labuan Bajo -

Padang rumput di Laju Pemali, Taman Nasional Komodo sempat terbakar. Pemadaman yang dilakukan sesegera mungkin menuai pujian.

Kebakaran itu terjadi di Laju Pemali, sebelah selatan pos Loh Wenci, Pulau Komodo pada Sabtu (7/8/2021). Kawasan yang terbakar bukanlah area sebaran komodo. Habitat komodo berada di daerah Loh Wenci dan lembah-lembah di sekitarnya.

Tapi, potensi bahaya tetap ada andai kebakaran merembet lebih luas.

Untuk menangani kebakaran itu, Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Lukita Awang, menerjunkan 41 petugas ranger BTNK ke titik api.

Kebakaran terjadi saat sore hari sekitar pukul 13.00 Wita dan api sudah berhasil dipadamkan subuh pukul 05.00 Wita (8/8/2021).

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina, memuji gerak cepat tim BTN Komodo untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di Pulau Komodo itu.

"Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan pihak BTNK yang bergerak cepat untuk menyelesaikan masalah kebakaran yang terjadi di Pulau Komodo. Pak Lukita Awang merespons kejadian dengan sangat baik dan langsung menerjunkan armadanya," kata Shana dalam rilis kepada detikTravel.

BTNK masih melakukan investigasi dan berusaha mengidentifikasi penyebab kebakaran yang terjadi di Laju Pemali, Pulau Komodo. Namun sementara, kuat dugaan kebakaran terjadi karena faktor alam berhubung kondisi cuaca dan geografis di Laju Pemali sangat panas dan gersang.



Simak Video "Jokowi: Labuan Bajo Siap Menyambut Kedatangan Para Wisatawan"
[Gambas:Video 20detik]
(iah/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA