Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 29 Agu 2021 13:40 WIB

TRAVEL NEWS

Dampak PPKM, Dispar Bantul Turunkan Target PAD Pariwisata

Dispar Kabupaten Bantul
Dispar Bantul (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul menurunkan target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata dari Rp 24 Miliar menjadi Rp 16 Miliar.

Hal itu karena penutupan sementara objek wisata (obwis) selama PPKM.

"Kalau penurunan target PAD ya pasti," kata Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo saat dihubungi detikcom, Jumat (27/8/2021).

Kwintarto menyebut, penurunan target PAD dari sektor pariwisata tahun ini karena pendapatan perbulan menurun cukup siginifikan. Oleh sebab itu, pihaknya langsung menurunkan target PAD tahun ini.

"Desember-Januari kan sempat tidak boleh buka, jadi selama 5,5 bulan kemarin hanya mendapat Rp 8 Miliar. Nah, rata-rata saat pandemi ini Rp 1,3 Miliar sampai Rp 1,4 Miliar per bulan," ucapnya.

"Dulu sempat di angka Rp 2 M lebih tapi sekarang di angka Rp 1,3 M lah, jadi untuk kehilangan pendapatan semacam itu. Karena itu dari target tahun ini Rp 24 Miliar diturunkan di angka Rp 16 Miliar karena asumsi kita Rp 1,3 Miliar per bulan," lanjut Kwintarto.

Bahkan, untuk penambahan PAD tahun ini dia tidak mau berharap muluk-muluk. Menurutnya jika bulan depan pariwisata sudah beroperasi lagi pihaknya hanya menargetkan penambahan Rp 4 Miliar hingga Rp 6 Miliar.

"Kalau sekarang di angka Rp 8 M, artinya kalau masih peluang buka 4 bulan lagi tambah Rp 4 sampai Rp 6 M. Jadi di angka Rp 12 M atau Rp 14 M target tahun ini, itu dengan pertimbangan bulan depan pariwisata bisa beroperasional lagi," katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap sektor pariwisata kembali bisa beroperasi lagi. Selain untuk menambah PAD juga sebagai sumber rezeki pelaku wisata. Apalagi sebagian besar pelaku wisata telah mendapat vaksinasi COVID-19.

"Jumlah pelaku wisata ada 6340 an yang tercatat di kami. Dari jumlah itu baru 60% tervaksinasi," ucapnya.



Simak Video "Replika Robot dari Onderdil Motor Bikinan Pria Yogya Tembus Pasar China-Jerman"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA