Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Sep 2021 17:40 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Dua Obyek Wisata Bandung yang Buka di Masa Uji Coba

Muhammad Iqbal
detikTravel
Destinasi wisata Glamping Lakeside di Ciwidey, Bandung, rencananya akan kembali dibuka esok. Protokol kesehatan pun disiapkan jelang pembukaan tempat wisata itu
Glamping Lakeside (Muhammad Iqbal)
Kabupaten Bandung -

Kabupaten Bandung pelan-pelan terima wisatawan. Masih dalam masa uji coba, ini dua obyek wisata yang dibuka.

Ada 20 destinasi wisata di Pulau Jawa yang kembali dibuka untuk masa percobaan di daerah yang berlaku PPKM Level 3. Dua di antaranya ada di Kabupaten Bandung yakni, Kawah Putih dan Glamping Lakeside.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) merinci 20 nama destinasi wisata yang dibuka untuk uji coba aplikasi Peduli Lindungi.

Pengelola Kawah Putih Ari Kurniawan mengungkapkan bersyukur dapat kembali membuka tempat wisata yang dikelolanya. Pihaknya pun merasa bangga dengan ditunjuknya Kawah Putih menjadi salah satu destinasi uji coba pembukaan wisata.

"Kami dari management Kawah Putih KBM Ekowisata Perum Perhutani merasa sangat bangga bisa dipercaya oleh Kemenparenkraf sebagai salah satu dari 20 lokasi wisata ujicoba percontohan tempat wisata yang dibuka," ujar Ari dalam pesan singkat kepada detikcom, Rabu (9/9/2021).

Saat ini, pihaknya sedang melakukan kordinasi dengan pegawai serta sejumlah mitra wisata di Kawah Putih terkait protokol kesehatan.

"Saat ini kami lakukan kordinasi yang pasti soal penerapan prokes di Kawah Putih, hari ini bersama karyawan dan besok mungkin bersama mitra," lanjutnya.

Dirinya mengatakan, dibukanya tempat wisata dapat memberikan efek lanjutan kepada bisnis lain yang tergantung kepada wisata. Selain itu, ia pun berharap agar tempat destinasi lainnya dapat segera dibuka.

"Ke depan kami berharap agar seluruh lokasi wisata bisa segera dibuka juga agar dapat mengembalikan perekonomian masyarakat dan membangkitkan kembali dunia pariwisata," ujarnya.

"Semoga berwisata di lokasi wisata alam dapat menjadi solusi bagi pemerintah dalam menanggulangi pandemi covid 19 dengan meningkatkan imunitas masyarakat selama menjalani PPKM ini," pungkasnya.

Di pihak lain, Kadisparbud Kabupaten Bandung Yosep Nugraha merespons positif adanya pembukaan wisata tersebut. Ia menyebutkan, kebijakan ini sudah dinanti lama oleh para pengelola wisata.

"Pertama kami merespons positif kebijakan tersebut sebagai langkah awal perintisan pembukaan tempat wisata di tengah masa Pandemi Covid 19. Ini snagat diharapkan oleh para pelaku wisata, bukan hanya kabupaten Bandung tapi seluruh Indonesia," ujar Yosep dalam sambungan telpon.

"Karena dengan kebijakan penutupan pada level 3 dan 4 itu tentu berdampak secara ekonomis, baik pada pelaku maupun pada karyawan atau pegawai dari destinasi wisata," lanjutnya.

Yosep mengungkapkan, kenapa dua destinasi wisata tersebut yang saat ini boleh dibuka. Di antaranya, dua destinasi tersebut telah bersertifikat CHSE, menerapkan prokes ketat dan tempat wisata alam terbuka.

"pertimbangan kemenparekraf bahwa kedua wisata ini merupakan area terbuka dan resiko nya rendah. Merek juga sudah memiliki sertifikat CHSE, kemudian penerapan protokolnya sudah baik, sudah ketat dan disiplin," ucapnya.



Simak Video "Jumlah Wisman Asal Australia Tinggi, Bali Dianggap Rumah Kedua"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA