Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 26 Sep 2021 18:20 WIB

TRAVEL NEWS

6 Kota Terpanas di Indonesia, Semarang Masuk Ndes!

Tim detikcom
detikTravel
Lawang Sewu, saksi pertempuran 5 hari di Semarang.
Foto: Ilustrasi Semarang (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap daftar kota-kota dengan suhu terpanas di Indonesia sepanjang bulan Agustus 2021. Apa saja?

BMKG merilis data tersebut melalui akun Instagram resmi mereka, @infobmkg yang tercatat sejak 17 Agustus, 22 Agustus sampai 29 Agustus 2021.

Berdasarkan data itu, Surabaya tercatat merupakan kota yang pernah mencapai suhu terpanas di Indonesia, yakni 36,0 derajat celcius.

Berdasarkan data dari BMKG, berikut 6 Kota Terpanas di Indonesia:


1. Semarang (Stasiun Maritim Tanjung Emas)

Semarang menjadi kota dengan suhu terpanas mencapai 35,4 derajat celcius pada 17 Agustus 2021

2. Tiwatobi, Flores Timur (Stasiun Meteorologi Gewayantana)

Tiwatobi menjadi kota dengan suhu terpanas mencapai 35,4 derajat celcius pada 22 Agustus 2021 dan 35,6 derajat celcius pada 27 Agustus 2021.

3. Kupang, NTT (Stasiun Klimatologi Kupang)

Kupang menjadi kota dengan suhu terpanas mencapai 35,0 derajat celcius pada 23 Agustus 2021.

4. Sikka, NTT (Stasiun Meteorologi Fransiskus Xaverius Seda)

Sikka menjadi kota dengan suhu terpanas mencapai 34,8 derajat celcius pada 24 Agustus 2021.

5. Surabaya (Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak)

Surabaya menjadi kota dengan suhu terpanas mencapai 36,0 derajat celcius pada 25 Agustus 2021. Surabaya (Stasiun Meteorologi Perak I) juga menjadi kota dengan suhu terpanas mencapai 35,6 derajat celcius pada 28 Agustus 2021 dan 35,8 derajat celcius pada 29 Agustus 2021.

6. Majalengka, Jawa Barat (Stasiun Meteorologi Kertajati)

Majalengka menjadi kota dengan suhu terpanas mencapai 34,7 derajat celcius pada 26 Agustus 2021.

Data BMKG menyebut suhu tertinggi yang pernah terjadi di Indonesia adalah 39,5 derajat celcius yang tercatat pada tahun 2015 di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Peringkat selanjutnya diduduki oleh 3 kota di pulau Sulawesi, Makassar, Maros dan Kolaka. Di tanggal 20 Oktober 2019, ada tiga stasiun pengamatan BMKG di Sulawesi mencatat suhu maksimum tertinggi sepanjang tahun.

Ketiga stasiun itu yakni Stasiun Meteorologi Hasanuddin (Makassar) mencatat suhu 38,8 derajat Celcius. Suhu tinggi lainnya tercatat oleh Stasiun Klimatologi Maros sebesar 38,3 derajat Celcius dan Stasiun Meteorologi Sangia Ni Bandera, Kolaka, Sulawesi Tenggara dengan suhu 37,8 derajat Celcius.

Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R. Prabowo, seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu tahunan matahari. Gerak semu ini terjadi karena sumbu rotasi bumi yang miring terhadap matahari.

Sehingga, jika diamati dari Bumi, Matahari tampak bergerak bergantian ke belahan Bumi utara dan selatan. Sehingga potensi suhu udara panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya ketika posisi Matahari berada di atas khatulistiwa.

BMKG mengimbau masyarakat yang terdampak suhu udara panas ini untuk minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi, mengenakan pakaian yang melindungi kulit dari sinar matahari jika beraktivitas di luar ruangan, serta mewaspadai aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan.



Simak Video "Semarang Habiskan Rp371 Miliar Selama 1,5 Tahun Tangani Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA