Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 28 Sep 2021 07:11 WIB

TRAVEL NEWS

Bukan di Hotel, Tim Panjat Tebing DKI Nginap di Barak Selama PON Papua

Femi Diah
detikTravel
PON Papua
Foto: dok. FPTi DKI Jakarta
Jakarta -

Tim panjat tebing DKI Jakarta tinggal di barak Detasemen Kavaleri Timika selama PON XX/2021 Papua. Fasilitas dinilai cukup.

Tim panjat tabing DKI Jakarta telah tiba di Timika. Perebutan 16 keping emas panjat tebing dilaksanakan di Arena Panjat Tebing SP2 Mimika mulai 27 September hingga 8 Oktober.

Membawa skuat 20 atlet, sepuluh putra dan 10 putri, tim panjat tebing DKI Jakarta awalnya diinapkan di kompleks sekolah.

"Lokasinya jauh dari mana-mana makanya kami memutuskan untuk meminta pindah dan diberi penginapan di Detasemen Kavaleri Timika," kata Hendri Setiawan, manajer panjat tebing DKI yang juga Ketua Umum FPTI DKI Jakarta itu.

Hendri menilai fasilitas di barak itu cukup memadai buat atlet.

"Di sini sistem barak dengan fasilitas yang dikondisikan seperti di hotel. Ada dua barak putra dan barak putri. Ada AC, ada Wifi, air hangat, kasurnya baru. Ini baru saja direnovasi," kata Hendri.

"Menu makanan juga bagus, hanya saja ada keterlambatan. Makan siang belum tiba sampai sore," dia menjelaskan.

Hendri bilang tempat latihan juga sip. Atlet bisa menggunakan ruang fitness di Detasemen Kavaleri Timika itu. Adapun untuk papan panjat tebing, mereka membangun dadakan di toren air.

"Ada toren air setinggi 7 meter yang bisa kami manfaatkan. Kami pasang dinding dan poin, semoga besok pagi bisa langsung digunakan," ujar Hendri.

Sementara itu, dua kompetitor lain, tim panjat tebing Jawa Barat dan Jawa Timur mendapatkan penginapan di hotel. Panjat tebing Jabar menginap di homestay Permata Intan, sedangkan tim Jatim di Hotel Samomambo.

"Fasilitas layak untuk ditinggali. Tiap satu ruangan ada dua kamar, ada ruang tamu, ruang keluarga. Jadi satu rumah ditempati empat atlet," kata Sumaryono, manajer panjat tebing Jabar.

"Tiap rumah cukup oke, ada AC, Wi-Fi, dan air panas dan dingin. Alhamdulillah penginapan atlet panjat tebing Jabar nyaman sekali, enggak ada komplain," dia menambahkan.

Hanya saja di area penginapan tidak ada papan untuk berlatih. Jabar juga tidak menyiapkan sarana latihan knock down.

Di PON Papua, panjat tebing Jabar mematok target tiga medali emas. Untuk meraihnya, Jabar menurunkan 11 atlet.

Tim panjat tebing Jatim juga tidak mengeluhkan penginapan. AC, Wi-Fi, air panas dan dingin tersedia di masing-masing kamar.

"Kami tidak melihat kendala apapun soal penginapan. tempat latihan bisa dibuat sendiri, di Brimob juga ada tempat untuk latihan," ujar Danu Iswara, manajer tim panjat tebing Jatim.

Jatim percaya diri mematok lima emas dengan kekuatan tujuh atlet putra dan delapan putri di panjat tebing PON Papua.



Simak Video "Berkah PON XX, Potensi Pariwisata Papua Kini Mulai Terpetakan"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA