Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 20 Okt 2021 18:15 WIB

TRAVEL NEWS

Diam-diam Bikin Hanyut, Inilah Blue Hole 'Kuburan Penyelam'

bonauli
detikTravel
A DSLR underwater photo of a woman scuba diving in Tiputa Pass, Rangiroa, French Polynesia. She is tilted down swimming to the bottom. Above her is the water surface brightly lit by sunshine. The water is superbly clear turquoise blue.
Ilustrasi penyelam (iStock)

Dilansir dari The Guardian, seorang pria asal Mesir, mulai menjelajahi Blue Hole pada tahun 1992. Ia datang karena mendengar legenda kalau Blue Hole menjadi lokasi bunuh diri bagi orang-orang yang enggan dijodohkan dalam pernikahan.

Omar menjadi terkenal pada tahun 1997 ketika ia mengeluarkan mayat Conor O'Regan dan Martin Gara dari dalam air, mayat pertama yang ditemukan dari Blue Hole.

Sejak itu, dia telah mengeluarkan lebih dari 20 mayat, sehingga mendapatkan julukan yang mungkin terdengar suram: "pengumpul tulang".

Kematian paling tragis di Blue Hole ialah yang dialami Yuri Lipski, pria Rusia-Israel yang menyelam dengan kamera untuk membuat dokumenter tentang The Arch namun malah mendokumentasikan ajalnya sendiri.

Videonya telah ditonton lebih dari 10 juta kali di Youtube. Saat ini Blue Hole masih dikunjungi penyelam dari penjuru dunia. Traveler harus menyelam dengan dua tangki dan seorang pemandu wisata berpengalaman.

Penyelam yang tidak memenuhi syarat sekarang dilarang oleh hukum untuk memasuki Blue Hole, demi mengubah citranya sebagai kuburan penyelam.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Suasana Suram di Mesir Akibat Hantaman Badai Pasir"
[Gambas:Video 20detik]

(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA