Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 27 Okt 2021 14:45 WIB

TRAVEL NEWS

Keren! 1,5 Ton Besi Rongsok Klaten Disulap Jadi Benda Seni

Achmad Syauqi
detikTravel
Art Klat Sumpah Pemuda di Sanggar Lima Benua
Foto: (Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Tujuh seniman di Klaten mengubah barang rongsokan menjadi benda seni berbagai bentuk. 93 benda seni itu terbuat dari besi rongsok seberat 1,5 ton.

"Yang kita buat dan pamerkan ini ada 93 item berbahan dari besi bekas seberat 1,5 ton. Yang harga per kilogramnya Rp 9.000- Rp 9.500," ungkap Temankulima Benua usai membuka acara Art Klat Sumpah Pemuda di Sanggar Lima Benua, Klaten Utara, Rabu (27/10/2021) siang pada wartawan.

Lima Benua atau yang akrab dipanggil Liben itu menjelaskan, dalam pembuatan benda seni itu melibatkan tujuh seniman. Persiapan pameran itu sudah dimulai tanggal 11 Oktober.

"Sudah kita mulai persiapkan sejak tanggal 11 Oktober. Dalam sehari kita bisa menghasilkan 5- 7 bentuk," terang Liben.

Menurut Liben, barang bekas yang digunakan didapatkan dengan dibeli dari pengepul. Karya- karya itu mayoritas berbentuk hewan.

Art Klat Sumpah Pemuda di Sanggar Lima BenuaArt Klat Sumpah Pemuda di Sanggar Lima Benua Foto: (Achmad Syauqi/detikcom)

"Karya itu menggambarkan hewan yang hidup di air yang bersih, hewan di udara yang bersih dan hewan di tanah yang subur. Jadi kita generasi Z di sumpah pemuda ini ingin ke depan udara bersih, air jernih dan tanah subur," kata Liben yang mahasiswa semester 3 ISI Yogyakarta itu.

Liben menambahkan, 93 item karya seni itu menimbulkan peringatan sumpah pemuda ke 93. Tujuh seniman itu juga menyimbolkan tujuh organisasi pemuda yang terlibat Sumpah Pemuda.

"Tujuh seniman itu tujuh organisasi yang ikut Sumpah Pemuda. Pemuda saat dulu saja sudah bisa merancang masa depan, yang pemuda saat ini juga harus bisa dengan kreatifitas," pungkas Liben.

Salah seorang seniman, Agung Suryanto mengatakan bahan besi rongsokan sebelum dibuat dipilah. Saat merangkai hanya mengandalkan naluri.

"Kita tidak merancang tapi hanya dasarnya naluri saat buat. Kita tiap hari keliling ke tukang rosok," papar Agung pada detikcom.

Art Klat Sumpah Pemuda di Sanggar Lima BenuaArt Klat Sumpah Pemuda di Sanggar Lima Benua Foto: (Achmad Syauqi/detikcom)

Dari besi rongsokan itu, jelas Agung ada berbagai bentuk binatang dan benda. Ukurannya ada yang besar dan ada yang kecil.

"Yang paling kecil ukuran 10 centimeter bentuknya Ikan. Ada yang besar berupa semut sampai 1 meter," imbuh Agung.

Pameran yang dibuka kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pemkab Klaten, Sri Nugroho itu menampilkan performing art dan kegiatan cuci kaki ibu. Benda karya seni itu terdiri dari berbagai bentuk mulai dari ikan, burung, serangga, pohon, kursi dan lainnya.



Simak Video "Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Ipar Sadis Pelaku Racun Maut di Klaten"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA