Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 31 Okt 2021 21:12 WIB

TRAVEL NEWS

COVID RI Level 1, Warga AS Bisa Bepergian ke Indonesia

Sektor pariwisata Indonesia babak belur dihantam virus Corona. Setahun COVID-19 di RI, sejumlah upaya pun dilakukan untuk bangkitkan pariwisata di Tanah Air.
Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Jakarta -

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menempatkan Indonesia sebagai negara level 1 COVID-19. Warga AS kini dapat bepergian ke Indonesia.

Di situs resmi CDC, CDC merekomendasikan traveler untuk divaksinasi lengkap sebelum bepergian ke Indonesia.

"Wisatawan harus mengikuti rekomendasi atau persyaratan di Indonesia, termasuk mengenakan masker dan menjaga jarak 6 kaki (2 meter) dari orang lain," tulis CDC, seperti dikutip Minggu (31/10/2021).

Menurut CDC, pelancong yang sudah divaksinasi lengkap lebih kecil kemungkinannya untuk terpapar atau menyebarkan COVID-19.

"Namun, perjalanan internasional menimbulkan risiko tambahan, dan bahkan pelancong yang divaksinasi lengkap mungkin berisiko lebih tinggi untuk mendapatkan dan mungkin menyebarkan beberapa varian baru COVID-19," tambahnya.

Sebagai tambahan, perkembangan kasus COVID-19 di Tanah Air memang kini jauh lebih terkendali. Namun dalam beberapa hari terakhir, terjadi kenaikan kasus meskipun tidak dalam jumlah besar. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat tetap waspada.

"Kita jangan terlalu cepat berpuas diri. Pak Luhut terus mengimbau agar kita semua tetap harus waspada," ujar juru bicara Luhut, Jodi Mahardi, kepada wartawan, Sabtu (30/10/2021).

"Kita harus belajar dari pengalaman negara lain seperti negara-negara Eropa, Singapura, yang terlalu cepat melakukan relaksasi aktivitas masyarakat dan protokol kesehatan karena merasa tingkat vaksinasi dosis 2 sudah di atas 60 persen, dan sekarang mereka mengalami lonjakan kasus yang signifikan," ucap Jodi.

"Bahkan secara relatif terhadap populasi, jumlah kasus harian mereka saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan puncak kasus kita pada 15 Juli 2021," lanjutnya.

Nah travelers yuk kita pertahankan prokes COVID-19 di tempat wisata atau tempat-tempat lainnya.



Simak Video "Status Penularan Covid-19 di Singapura Jadi 'Unknown'"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA