Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 12 Nov 2021 05:35 WIB

TRAVEL NEWS

Sudah Teruji, Sandiaga Minta Kuliner Medan Dipromosikan Secara Digital

Sandiaga Uno di acara KaTa Kreatif Indonesia di Medan (8/11).
Foto: (dok Kemenparekraf)
Medan -

Sektor kuliner jadi andalan Kota Medan. Hanya walaupun sudah terkenal, masih perlu peningkatan atau inovasi guna membuat kuliner medan jadi yang terdepan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, sektor kuliner menjadi poin penting dalam Kegiatan Workshop KaTa Kreatif Indonesia seperti dikutip detikTravel dari siaran persnya, Jumat (12/11/2021).

Sandiaga menegaskan, ekonomi kreatif khususnya di bidang kuliner menjadi prioritas yang didukung penuh oleh Kemenparekraf/Baparekraf.

"Di Medan sektor kuliner yang menjadi poin penting untuk ditingkatkan kembali, sehingga bisa menjadi pendukung pariwisata di kota Medan," katanya.

Menurutnya, saat ini begitu banyak produk kuliner khas yang dimiliki kota ini seperti bika ambon, mie balap dan lain sebagainya. Ragam produk kuliner yang sudah ada telah dipasarkan secara konvensional.

Hanya dikarenakan kondisi saat ini telah berubah, teknologi sangat bisa membantu untuk mencapai pasar yang lebih luas. Strategi pemasaran yang paling efektif saat ini adalah secara digital/online. Karenanya dalam Workshop kali ini, ia juga menghadirkan seorang pakar yang diharapkan bisa membantu mengembangkan kuliner di Medan

Seperti diketahui, program Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia merupakan program yang dilaksanakan sejak tahun 2016 dan menjadi bagian dari strategi pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 142 Tahun 2018 mengenai Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional.

Program ini bertujuan untuk menggali, memanfaatkan, menumbuhkembangkan, mengelola, dan mengkonservasi kreativitas para pelaku ekonomi kreatif dalam mendorong pemanfaatan teknologi, seni dan budaya untuk mengembangkan potensi subsektor ekonomi kreatif yang menjadi unggulan di Kabupaten/Kota.



Simak Video "Menparekraf Jawab Isu Larangan Konser hingga Akhir Desember 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA