Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 22 Nov 2021 19:45 WIB

TRAVEL NEWS

Bali Jadi Primadona Turis Korsel, Diminati untuk Bulan Madu

Sui Suadnyana
detikTravel
Pura Ulun Danu Bratan at sunrise, famous temple on the lake, Bedugul, Bali, Indonesia.
Ilustrasi Bali. Foto: Thinkstock
Denpasar -

Bali ternyata menjadi salah satu destinasi wisata yang kerap dikunjungi oleh warga Korea Selatan (Korsel). Bahkan, Pulau Dewata menjadi destinasi wisata ke-7 yang kerap dikunjungi.

"Bali masuk tujuh besar destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi oleh warga Korsel, banyak dipilih warganya yang sedang berbulan madu," kata Konsul Jenderal (Konjen) Korea Selatan untuk Bali Moon Young Ju, Senin (22/11/2021).

Hal itu Moon jelaskan saat bertemu Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace). Dalam pertemuan tersebut Young Ju bersama Cok Ace membahas upaya penguatan kerjasama Bali-Korea Selatan.

"Jika warga Korea mengetahui hubungan kerjasama yang dijalin dengan Bali, saya yakin akan lebih banyak lagi yang tertarik berkunjung ke sini. Dengan demikian, perekonomian Bali bisa pulih dan membaik," ucapnya.

Konjen Korsel untuk Bali Moon Young Ju bertemu Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana SukawatiKonjen Korsel untuk Bali Moon Young Ju bertemu Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati Foto: dok. Pemprov Bali

Pada kesempatan itu, Moon juga menyampaikan kecintaannya pada Bali. Untuk pertama kali, ia menginjakkan kaki di Indonesia pada 20 tahun lalu dan saat ditugaskan di Jakarta. Hingga saat ini dirinya telah puluhan kali mengunjungi Pulau Dewata.

Moon menuturkan, dirinya ditugaskan di Pulau Dewata sejak pemerintah Korsel resmi membuka kantor Konsulat Jenderal di Bali pada Maret 2021 lalu. Ia berharap, keberadaan kantor perwakilan Korsel di Bali berdampak positif pada peningkatan kerjasama bilateral Bali-Korsel, khususnya di bidang pariwisata.

Sementara itu Cok Ace memaparkan, sebelum pandemi COVID-19 melanda dunia, Korsel termasuk dalam kelompok negara Asia yang memberi kontribusi cukup besar pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali.

"Pada tahun 2018 jumlah wisatawan Korsel tercatat sebanyak 140 ribu lebih dan pada tahun 2019 meningkat menjadi 240 lebih. Bahkan, di awal tahun 2020 sebelum Bali ditutup karena pandemi, jumlah kunjungan wisatawan Korsel tercatat sebanyak 42.800," urainya.

Konjen Korsel untuk Bali Moon Young Ju bertemu Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana SukawatiKonjen Korsel untuk Bali Moon Young Ju bertemu Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Foto: dok. Pemprov Bali

Cok Ace yang juga menjabat sebagai Ketua BPD PHRI Bali mengatakan bahwa jumlah kunjungan warga Korsel ke Bali masuk dalam lima besar negara asia. Ia berharap, setelah situasi pandemi berangsur membaik sehingga warga Korsel kembali berkunjung ke Bali.

"Saya berharap Bapak Konjen menginformasikan situasi Bali kepada warga Korsel agar mereka tak ragu berkunjung," pintanya.

Cok Ace menyampaikan, bahwa pemerintah Indonesia saat masih memberlakukan masa karantina selama 3 hari dan pihaknya sedang mengupayakan agar karantina dihapus untuk mempercepat pemulihan pariwisata Bali.

"Kita juga bandingkan dengan destinasi pesaing Bali yang telah memberlakukan zero karantina," imbuhnya.



Simak Video "Menjelajahi Desa Penglipuran, Ikon Tata Ruang Desa di Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA