Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 06 Des 2021 12:13 WIB

TRAVEL NEWS

Mengenal Sintren, Tarian Bernuansa Mistis dari Cirebon

Tari Sintren yang bernuansa mistis dari Cirebon
Foto: Tari Sintren Cirebon (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)
Cirebon -

Cirebon memiliki kebudayaan yang sangat luhur. Salah satunya tari Sintren, sebuah tarian unik yang bernuansa mistis asli dari Cirebon. Seperti apa kisahnya?

Sintren adalah salah satu seni tari daerah yang sangat unik. Di Pulau Jawa, hanya di Cirebon dan sekitarnya kita bisa menemukan tari Sintren. Tidak ada daerah lain yang memiliki tari seperti Sintren.

Sintren merupakan kesenian rakyat asli Cirebon. Dahulu, kesenian tari daerah ini dipentaskan oleh putri-putri nelayan yang sedang menunggu ayah mereka pergi melaut mencari ikan.

"Awalnya ini adalah seni tradisi rakyat di daerah pesisir pantai. Ini adalah kesenian rakyat, di kala para bapaknya melaut sebagai nelayan, ibu dan anak-anak, serta sebagian bapak-bapak yang tidak melaut, membuat kesenian yang namanya Sintren," ungkap R Iyan Ariffudin, Kepala Unit Sanggar Budaya Kraton Kacirebonan kepada detikTravel.

Dahulu, Sintren biasa dipentaskan saat bulan purnama tiba sebagai hiburan rakyat sembari menunggu kepala rumah tangga pergi melaut. Kala itu, bulan purnama memang jadi sumber penerangan utama karena belum ada listrik.

Tari SIntren bernuansa mistis dari CirebonTari SIntren bernuansa mistis dari Cirebon Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Kang Iyan, begitu sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa Sintren berasal dari dua kata. Dalam bahasa Cirebon, Sin berarti Dia dan Tren yang berarti Putri.

Kang Iyan tak memungkiri bahwa tari Sintren mengandung mistis. Sang penari Sintren akan dirasuki oleh ruh bidadari yang dipanggil oleh sang dalang, kemudian dia akan menari sesuai dengan iringan musik.

"Jelas ada mistisnya, karena di sini ada pawangnya, ada doa-doanya juga. Ada juga syair-syair yang di dalamnya isinya adalah berharap ada turun bidadari," imbuh Kang Iyan.

Tari SIntren bernuansa mistis dari CirebonTari Sintren bernuansa mistis dari Cirebon Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Dalam sebuah pementasan tari Sintren biasanya terdiri dari penari, pengiring musik dan penyanyi, dalang dan juga laden. Masing-masing memiliki tugas dan peran tersendiri.

"Sebagai putrinya itu ada satu. Kalau pengiringnya bisa dua bisa tiga dan ada satu dalang yang akan mengarahkan putri tadi jadi Sintren," kata Kang Iyan.

"Ada juga Laden, itu yang akan mem-back up Sintren saat sudah jadi putri. Apabila ada penonton yang melemparkan uang koin kepada Sintren, maka Sintren akan jatuh. Pada saat Sintren jatuh, Laden tadi yang akan menangkap Sintren," imbuh pria berambut gondrong itu.

Selanjutnya: Penari Diikat dan Berubah Jadi Putri

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA