Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Des 2021 23:24 WIB

TRAVEL NEWS

Warga Selfie di Lokasi Letusan Semeru, Bupati Lumajang: Bukan Tempat Wisata

Sejumlah warga kembali ke rumah mereka yang hancur akibat erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Mereka menyelamatkan barang-barang yang tersisa.
Erupsi Gunung Semeru (Antara Foto)
Jakarta -

Gunung Semeru mengalami erupsi pada akhir pekan lalu. Namun banyak masyarakat yang berdatangan untuk berfoto di lokasi terdampak letusan Gunung Semeru.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menegaskan area terdampak letusan gunung bukan tempat wisata. Masyarakat yang berfoto atau mengabadikan momen akan menghambat proses evakuasi.

"Soal yang ingin foto-foto, jeprat jepret, sudah. Bukan waktunya sekarang. Ini bukan tontonan bukan tempat wisata," kata Thoriq, melansir ANTARA.

Pasalnya, banyaknya aktivitas masyarakat yang menggunakan kendaraan di area terdampak letusan Semeru akan menyebabkan alat transportasi pengangkut bantuan terhambat.


"Kendala itu banyak orang ke sana, termasuk mobil-mobil yang ke atas, Itu yang membuat masalah," kata Thoriq

Thoriq menuturkan, bagi masyarakat yang mau menyalurkan bantuan bisa memanfaatkan posko-posko yang ada. Kini sudah banyak posko yang berdiri dan bisa menerima bantuan di wilayah Kecamatan Pronojiwo.

Untuk mengurangi aktifitas masyarakat di area terdampak, personel Satbrimob Polda Jawa Timur menerapkan penyekatan. Hal itu dilakukan untuk mencegah pihak-pihak yang tak berkepentingan masuk ke lokasi bencana.

Tak hanya warga setempat, petugas, TNI-Polri dan relawan dilarang masuk dan mendekat ke lokasi bencana. Hanya pihak-pihak yang melakukan penanganan bencana yang boleh masuk ke wilayah terdampak.

Terdapat dua titik penyekatan yang dilakukan oleh personel Satbrimob Polda Jawa Timur. Satu di Depan Balai Desa Supiturang, satu lagi di perempatan Tugu Pancasila.

Menurut pantauan ANTARA, titik yang terdampak paling parah di kawasan Umbulan Dusun Sumbersari, banyak didatangi warga luar kawasan. Warga dari luar wilayah itu, banyak yang melakukan swafoto atau melakukan siaran langsung dengan akun media sosial.

Kawasan tersebut terdampak cukup parah. Ada 20 hektare lahan pertanian yang rusak, sementara puluhan rumah juga rusak berat. Selain itu, ratusan warga juga harus mengungsi.



Simak Video "Dituntut 7 Bulan Bui, Penendang Sesajen di Semeru Minta Keringanan"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA