Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 14 Des 2021 18:40 WIB

TRAVEL NEWS

Hore! Bandara Loleo Maluku Utara Akan Dibangun Tahun Depan

bonauli
detikTravel
Wide-angle view of a modern aircraft gaining the altitude outside the glass window facade of a contemporary waiting hall with multiple rows of seats and reflections indoors of an airport terminal El Prat in Barcelona
Ilustrasi bandara (Getty Images/iStockphoto/skyNext)
Jakarta -

Bandara Loleo yang terletak di Maluku Utara akan mulai dibangun 2022. Persiapan sudah mulai dibahas tahun ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan Daud Muhammad menyatakan, Pemkot Tikep bersama Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara diundang Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk membicarakan kesiapan infrastruktur Bandara Loleo.

"Dari undangan itu, salah satu yang dibicarakan adalah infrastruktur Bandara Loleo yang direncanakan dibangun oleh Kementerian Perhubungan," kata Daud dikutip detikTravel dari Antara, Selasa (14/12/2021).

Menurut dia, Budi Karya sudah menyepakati pembangunan jalur transportasi di Maluku Utara, di antaranya tiga pelabuhan dan satu bandara. Dalam pertemuan yang disaksikan langsung oleh Gubernur Provinsi Maluku Utara, Bandara Loleo akan dibangun pada tahun 2022 oleh Kementerian Perhubungan.

Oleh karena itu, pada bulan Januari 2022 nanti Dirjen Perhubungan Udara akan meninjau lokasi pembangunan Bandara Loleo Sofifi. Posisinya di tengah, arah dari selatan, yaitu Kabupaten Halmahera Selatan dan Halmahera Tengah.

Sementara di sisi Utara ada Kabupaten Halmahera Utara, Halmahera Timur, Kabupaten Halmahera Barat dan Pulau Morotai, sementara untuk arah ke Barat ada Kota Tidore dan Ternate.

Bahkan, di sela-sela pertemuan itu juga, dirinya ditanyakan tentang tanah dan lokasi bandara rata atau tidak, sedangkan tanah dan lokasi bandara, sudah ada akses jalan masuk dan akses dari Sofifi ke Loleo jarak tempuh hanya 30 kilometer.

Pada saat ditanyakan terkait dengan status lahan, Daud menambahkan, lahan tersebut lahan eks PNP yang sudah bersertifikat dan lahannya milik masyarakat dan akan dilakukan pembebasan lahan dari Pemkot Tikep.



Simak Video "Jokowi Dapat Gelar Adat Dari Kesultanan Ternate"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA