Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 21 Des 2021 13:12 WIB

TRAVEL NEWS

Viral Traveler Keluhkan Calo Hotel Karantina, Ini Saran dari PHRI

Syanti Mustika
detikTravel
sick at home
Ilustrasi hotel karantina (iStock)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu viral traveler yang menceritakan ditawari hotel karantina seharga Rp 19 juta oleh calo. PHRI menyarankan sejumlah hal untuk menghindarinya.

Di media sosial ramai diperlihatkan penumpukan orang, yang dalam video itu disebut sebagai wisatawan dan tenaga kerja Indonesia (TKI) terlantar. Mereka tengah menunggu kamar karantina di wisma atlet. Yang merekam video pun juga bercerita jika dia ditawari karantina di hotel dengan harga yang fantastis, Rp 19 juta.

Menanggapi kasus yang viral ini, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menyarankan kepada traveler untuk memesan hotel karantina sebelum terbang ke Indonesia

"PHRI telah membuat D-HOTS untuk memudahkan transparasi untuk biaya karantina, itu yang kami lakukan. Jadi seharusnya kita kolaborasi bersama pemesanan hotel itu harus melalui D-HOTS (i https://quarantinehotelsjakarta.com)," ujar Yusran saat dihubungi detikcom, Selasa (21/12/2021).

"Kami, melalui tim Satgas, telah menyampaikan bahwa pelaku perjalanan luar negeri harus melakukan reservasi lebih awal melalui sistem tersebut. Hingga saat sampai di Indonesia, mereka tahu hotelnya di mana, mereka tinggal proses mekanisme di bandara saja. Setelah itu, bisa mereka proses menuju karantina," Yusran menambahkan.

Yusran juga mengatakan masih ada pelaku perjalanan luar negeri yang saat kembali ke Indonesia belum melakukan reservasi hotel karantina. Ini tentu saja menjadi peluang bagi calo untuk menawarkan hotel.

"Sekitar 10 persen datanya, katanya, pelaku perjalanan luar negeri itu saat kembali belum melakukan proses reservasi dan mereka mencari hotel karantina saat telah di bandara. Mungkin, pada saat itulah masuk calo saat mereka bertanya. Karena hotel yang masuk dalam karantina itu terikat dalam komitmen, dan hotel karantina itu ada dalam sistem D-HOST itu," kata YUsran.

Yusran juga mengingatkan traveler yang pulang dari luar negeri untuk melakukan reservasi pada sistem D-HOTS supaya terhindar dari calo. Di sana terdapat semua pilihan hotel, lengkap dengan harga dan paket yang ditawarkan.

"Sebaiknya, traveler melakukan reservasi melalui sistem D-HOTS itu. Mereka bisa reservasi dan memilih hotel berdasarkan daftar yang ada di situ. Ada pilihan sesuai budget yang mereka mampu, mulai dari hotel bintang 2-5 ada di sana. Juga dalam sistem terlihat menu, legalitas dan paket yang ditawarkan," kata Yusran.



Simak Video "Simak! Cara Booking Hotel Karantina Bagi Pelancong dari LN"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA