Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 08 Jan 2022 06:12 WIB

TRAVEL NEWS

Airbnb Akan Sembunyikan Nama Tamu... Kenapa Ya?

Syanti Mustika
detikTravel
Aplikasi berbagi Airbnb.
Foto: (iStock)
Jakarta -

Airbnb berencana menyembunyikan nama tamunya dalam program terbaru. Nantinya, nama tamu akan diganti dengan inisial.

Dilansir dari Travel+Leasure, Sabtu (8/1/2022) rancangan itu dibuat untuk mencegah bias rasial. Kebijakan tersebut akan diuji untuk penduduk negara bagian Oregon dan diterapkan sepenuhnya pada 31 Januari.

Tuan rumah hanya dapat melihat nama lengkap tamu setelah pemesanan dikonfirmasi. Kebijakan tersebut akan tetap berlaku setidaknya selama dua tahun.

"Airbnb tidak menoleransi diskriminasi, dan kami telah mengambil sejumlah langkah untuk membantu memerangi bias," tulis perusahaan itu.

Airbnb mengatakan perubahan kebijakan itu melanjutkan kesepakatan penyelesaian sukarela pada 2019 dengan individu-individu di Oregon yang menyampaikan kekhawatiran tentang cara nama tamu ditampilkan ketika mereka berusaha memesan tempat.

Gugatan itu diajukan oleh tiga pelanggan kulit hitam yang berpendapat Airbnb mengizinkan tuan rumah mendiskriminasi pelanggan berdasarkan ras.

Perusahaan mengatakan akan menjadikan kasus ini sebagai pelajaran untuk kebijakan baru untuk memerangi rasis ini. Namun, juru bicara Airbnb Liz DeBold Fusco mengatakan bahwa program tersebut terbatas di Oregon.

Airbnb mengatakan telah melakukan upaya tambahan untuk mengatasi bias dengan mengubah tampilan foto profil untuk mendorong pemesanan yang lebih objektif.

Mereka juga meluncurkan 'Project Lighthouse' sebuah upaya penelitian yang bertujuan menginformasikan cara terbaik untuk membantu memerangi diskriminasi dan bias rasial baik tamu yang kulit hitam dan orang kulit berwarna lainnya saat menggunakan Airbnb.

"Kendati kami telah membuat kemajuan, masih banyak yang harus kami lakukan dan terus bekerja sama dengan tuan rumah dan tamu kami, serta dengan para pemimpin hak-hak sipil untuk membuat komunitas kami lebih inklusif," tulis perusahaan itu.

Ini bukan pertama kalinya Airbnb mengubah kebijakannya. Pada tahun 2019, misalnya, perusahaan berjanji untuk menerapkan aturan yang lebih ketat pada pesta rumah setelah penembakan fatal di properti sewaan California, yang terus diterapkan hingga hari ini.



Simak Video "Terseret Arus, Wisatawan Tewas Tenggelam di Sungai Pancer Wotgalih"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA