Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 15 Jan 2022 23:19 WIB

TRAVEL NEWS

Duit RI Menguap ke LN Buat Wisata, Sandiaga Ajak Warga Liburan di Indonesia Aja

Sui Suadnyana
detikTravel
Sandiaga Uno di Bali
Foto: (Sui Suadnyana/detikcom)
Denpasar -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak warga Indonesia berwisata di dalam negeri saja. Ini dilakukan agar sektor pariwisata di Indonesia semakin bergeliat di tengah pandemi COVID-19.

Sandiaga mengatakan, uang di Indonesia lari ke luar negeri sebanyak USD 11 miliar per tahun untuk berwisata. Jumlah itu dibelanjakan oleh sekitar 11 juta orang.

"Karena ada 11 miliar dollar per tahun yang dibelanjakan oleh wisatawan Indonesia berwisata di luar negeri, dari total 11 juta orang," kata Sandiaga di Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Sabtu (15/1/2022).

Sandiaga menuturkan, wisatawan nusantara (wisnus) sudah mulai menggeliat di beberapa daerah. Di Yogyakarta misalnya, kedatangan wisnus sudah mencapai 70 persen. Kemudian di Bandung sudah berada di atas 80 persen.

Namun masih diperlukan upaya kerja keras untuk menggeliatkan wisnus ke Bali dan Kepulauan Riau. Meski demikian, wisnus ke Bali sudah cukup menggeliat saat Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Saya tiap hari ini terima laporan dari Pak Sikado (General Manager PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Herry A.Y Sikado) untuk traffic masuk dan keluar. Jadi saya sangat ter-update. Saya lihat waktu Nataru kemarin pecah rekor, 26 ribu kunjungannya," terangnya.

Menurut Sandiaga, kehadiran wisnus di berbagai destinasi di Indonesia diharapkan dapat menjadi pengganti dari minimnya kedatangan wisatawan mancanegara (wisman).

"Strateginya adalah bagaimana wisatawan nusantara bisa menjadi paling tidak ada replacement dari wisatawan mancanegara," kata dia.

Karena itu, Sandiaga mengaku meluncurkan program 'Di Indonesia Aja'. Namun program ini masih membutuhkan kerja sama dengan seluruh ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif, baik di Bali maupun di Kepulauan Riau.

"Nah ini yang saya sekarang lagi merumuskan, bagaimana kualitas wisatawan nusantara semakin baik, bagaimana mereka juga nyaman bisa berwisata dengan COVID-19 yang terkendali," harap Sandiaga.

Sandiaga juga berharap, bahwa ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali juga mengarahkan berbagai programnya itu ke wisnus. Sebab kehadiran wisman ke Pulau Dewata masih membutuhkan waktu yang cukup lama

"Karena kalau kita tunggu wisatawan mancanegara akan memakan waktu. Ini saatnya untuk we back, we back-nya ke wisatawan nusantara, dengan mungkin room ratenya bisa lebih terjangkau, mungkin average spending-nya lebih rendah," pinta Sandiaga.

"Tapi kita akan dapatkan kepastian karena mereka tetapi memilih Bali daripada mereka berlibur ke Turki. It's time for Bali," paparnya.



Simak Video "Alasan Pemerintah Pangkas Karantina Wisatawan Mancanegara Jadi 5 Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA