Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 16 Jan 2022 05:01 WIB

TRAVEL NEWS

Alami Masalah Mesin, Maskapai Selandia Baru Mendarat Darurat di Sydney

AUCKLAND, NEW ZEALAND - FEBRUARY 05: Air New Zealand flight NZ1942 touches down at Auckland International Airport after departing from Wuhan, China on February 5, 2020 in Auckland, New Zealand. Flight NZ1962 departed Wuhan on Wednesday carrying 198 passengers, including five pilots, 11 cabin crew, and medical engineering staff. The majority of passengers New Zealand or Pacific Island nationals and will be quarantined for 14 days at Whangaparaoa military base, just north of Auckland, while the 35 Australian passengers will be transferred directly from Auckland to Christmas Island for quarantine. The death toll from coronavirus in China has now passed 490, while there are now more than 24,000 confirmed cases on the mainland. There are no confirmed cases of the virus in New Zealand, while Australia today confirmed a 13th case. (Photo by Dean Purcell-Pool/Getty Images)
Foto: Air New Zealand (Getty Images/Pool)
Sydney -

Maskapai Air New Zealand mengalami masalah mesin. Pesawat itu pun memutuskan untuk mendarat darurat di Sydney untuk menghindari masalah lebih lanjut.

Pesawat Boeing 787-9 Dreamliner milik maskapai Air New Zealand tujuan Auckland dikabarkan mengalami masalah mesin. Sang pilot pun memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di bandara asal yaitu Sydney.

Dikumpulkan detikTravel dari beberapa sumber, Minggu (16/1/2022), dalam sebuah rekaman pembicaraan antara sang pilot dan petugas menara ATC terungkap detik-detik mendebarkan saat sang pilot mengabarkan pesawat yang dikemudikannya mengalami masalah mesin.

"Sydney, New Zealand 1104 di sini. Pan pan pan. Mesin kami mengalami overheat, mesin sebelah kiri. Kami ingin kembali untuk mendarat," ujar sang pilot Air New Zealand dalam rekaman itu.

Sekadar informasi tambahan buat traveler, Pan Pan Pan adalah kode darurat yang berlaku secara internasional. Biasanya digunakan pada kapal atau pesawat untuk memberi tahu bahwa situasi sedang gawat, namun tidak menimbulkan bahaya bagi penumpang atau armada itu sendiri.

Pihak maskapai Air New Zealand mengonfirmasi tentang insiden tersebut. Pihak maskapai menyebut masalah mesin itu bukan overheat, melainkan ada isu minor pada bagian sistem pipa tambahan mesin tersebut.

Setelah mendarat darurat dengan selamat di Sydney, suku cadang pengganti dikirim dari Selandia Baru. Setelah dilakukan penggantian, pesawat itu pun bisa beroperasi lagi dengan normal pada keesokan harinya.

Dalam penerbangan Air New Zealand tersebut ada 11 orang penumpang. Semuanya selamat tanpa menderita cedera apapun.

Otoritas penerbangan sipil Selandia Baru sendiri mendorong agar pihak maskapai melaporkan sekecil apapun insiden yang terjadi pada pesawat mereka. Hal itu untuk menghindari insiden yang lebih fatal terjadi di masa depan.



Simak Video "Pesawat Citilink dari Banjarmasin-Jakarta Mendarat Darurat di Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA