Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 10 Feb 2022 11:40 WIB

TRAVEL NEWS

Terkenang Abadi, 600 Nama Pemugar Candi Borobudur Dibuat Jadi Prasasti

Tim Detikcom
detikTravel
Candi Borobudur, Magelang dilihat dari atas
Candi Borobudur (Kemenparekraf)
Magelang -

Candi Borobudur menjadi ikon dari Magelang dan Indonesia. Selama berdiri sudah ada ratusan pemugar yang menangani Candi Borobudur.

Untuk mengenang mereka, sebuah prasasti dibuat khusus di Kenari Candi Borobudur. Totalnya ada sekitar 600 orang yang terlibat dalam pemugaran Candi Borobudur periode 1973-1983.

Candi Borobudur sendiri telah dua kali dilakukan pemugaran. Pertama pada tahun 1907-1911 yang dilakukan Theodoor Van Erp. Kemudian, pemugaran kedua dilakukan tahun 1973-1983 oleh pemerintah Indonesia dan UNESCO.

Pemugaran kedua memakan waktu selama 10 tahun. Ada sekitar 600 orang yang terlibat. Untuk itu, nama-nama pelaku pemugaran Candi Borobudur tersebut diabadikan sebagai bentuk penghargaan. Termasuk pemugar dari UNESCO.

Sementara ini, prasasti masih ditutup dengan terpal. Pengelola belum mengetahui pasti siapa yang nantinya akan meresmikan.

Prasasti berisi 600 nama pemugar Candi Borobudur periode 1973-1983 yang masih ditutupi terpal.Prasasti berisi 600 nama pemugar Candi Borobudur periode 1973-1983 yang masih ditutupi terpal. Foto: Eko Susanto/detikJateng

"Ini gagasan Pak Dirjen (Hilmar Farid) sebenarnya untuk memberikan penghargaan kepada para pelaku pemugaran yang kedua. Nah ini rencana siapa yang meresmikan, kami belum tahu persis, ini sudah jadi. Itu kan masih kosong belum kita bubuhkan namanya (yang meresmikan)," kata Kepala Balai Konservasi Borobudur (BKB) Wiwit Kasiyati kepada wartawan di Candi Borobudur, Rabu (9/2).

Wiwit mengatakan, pemugaran kedua diresmikan Presiden Soeharto pada 23 Februari 1983.

"Sudah kami sampaikan Pak Dirjen mohon nanti yang meresmikan siapa. Tapi kalau melihat prasasti yang sebelum dipugar Pak Presiden, yang sesudah Pak Presiden, kalau selama pemugaran Pak Presiden lagi itu menurut saya itu bagus," tuturnya.

Wiwit menambahkan, 600 pemugaran tersebut sangat berjasa. Sehingga pantas untuk dikenang dan diabadikan. Berkat mereka, Candi Borobudur bisa tetap megah seperti sekarang.

"Penghormatan Pak Dirjen kepada pelaku pemugaran yang telah berjasa yang dulunya Candi Borobudur seperti itu kondisinya bisa menjadi berdiri megah seperti ini," pungkasnya.



Simak Video "Persiapan Pembuatan Upanat, Sandal untuk Naik ke Candi Borobudur"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA