Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 11 Feb 2022 14:35 WIB

TRAVEL NEWS

Resmikan Karang Hawu - Curug Sodong, Ridwan Kamil: Komitmen Pada Unesco

Syahdan Alamsyah
detikTravel
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan dua spot wisata Geopark Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi.
Ridwan Kamil di Pantai Karang Hawu, Sukabumi (Syahdan Alamsyah/detikTravel)
Sukabumi -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan dua spot wisata Geopark Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi. Menurut Kang Emil, peresmian itu merupakan bentuk komitmen Pemprov Jabar dan Kabupaten Sukabumi kepada UNESCO.

Didampingi Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Emil mengatakan dengan adanya revitalisasi kawasan bisa membuat peningkatan perekonomian bagi warga yang berada di lokasi tersebut.

"Setelah menunggu sekian lama akhirnya bisa meresmikan dua tempat pariwisata, Pantai Karang Hawu ini saya yakin dengan penataan seperti ini insya allah akan membawa peningkatan perekonomian yang luar biasa dan rasa nyaman," kata Emil, Kamis kemarin (10/2/2022).

Emil menceritakan bahwa sebelum mendapat sentuhan, kawasan tersebut terlihat kurang nyaman. Setelah upaya perbaikan spot lokasi tersebut jauh lebih nyaman.

"Saya aja sebagai wisatawan dulu agak karagok, tapi dengan fasilitas seperti ini insya allah. Nongkrong lebih lama, lapar lebih banyak dan belanja lebih besar. Kedua karena jaraknya jauh, saya tidak ke lokasi tapi dibarengkan peresmian adalah revitalisasi Curug Sodong, sekitar 2 jam dari Karang Hawu," ujar Emil.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan dua spot wisata Geopark Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi.Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan dua spot wisata Geopark Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi (Syahdan Alamsyah/detikTravel)

Dijelaskan Kang Emil, upaya revitalisasi adalah bagian dari komitmen kepada UNESCO, lembaga dunia yang menganugerahi Kabupaten Sukabumi sebagai kawasan wisata kelas dunia.

"Ini bentuk komitmen kepada UNESCO. Karena UNESCO itu kasih deadline, jangan minta gelarnya saja tapi tidak ada bukti penataan-penataan perbaikan fasilitas. Ini komitmen Pemprov Jabar beserta Pemkab Sukabumi, satu persatu fasilitas disempurnakan di revitalisasi untuk mempertahankan gelar Geopark yang sertifikasinya ada umurnya kira-kira begitu," pungkas Emil.

Kawasan Geopark Ciletuh di Sukabumi memang mengalami tantangan oleh UNESCO. Bukan tanpa alasan, pemberian gelar Geopark UNESCO perlu disertai dengan syarat ketat dan tanggung jawab besar.



Simak Video "Aksi Skuteris Sukabumi Tebar Kebaikan Lewat Vespa Campursari"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA