Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 15 Apr 2022 06:49 WIB

TRAVEL NEWS

Sperma Koala Disarankan untuk Dibekukan

SYDNEY, AUSTRALIA - MARCH 02: Koala joey Humphrey is comforted by mother Willow at Taronga Zoo on March 02, 2021 in Sydney, Australia. Eight-month-old Humphrey is the first koala joey born at Taronga Zoo in over a year, and only recently emerged from his mother Willows pouch. Koala joeys stay in their mothers pouch for up to 6 months and it is only from around that age that they begin to emerge and attach themselves to their mothers back. (Photo by Lisa Maree Williams/Getty Images)
Koala (Foto: Getty Images/Lisa Maree Williams)
Jakarta -

Para peneliti di Australia mengatakan sperma koala harus dibekukan. Karena, kegiatan itu dapat membantu melindungi marsupial yang terancam punah dari kepunahan.

Lalu, pembekuan sperma itu kemudian dapat digunakan sebagai bagian dari program pemuliaan untuk membuktikan spesies di masa depan dan meningkatkan keragaman genetiknya, kata mereka.

Pemicu dari kegiatan itu adalah adanya kebakaran hutan dalam beberapa tahun terakhir. Kejadian ini telah menewaskan puluhan ribu koala di Australia.

Ilmuwan konservasi, Dr Ryan Witt, mengatakan proposal itu adalah cara yang hemat biaya untuk mencegah perkawinan sedarah. Karena itu, pembekuan sperma bisa membantu melestarikan keragaman genetik koala di luar koloni kecil hewan penangkaran.

"Saat ini kami tidak memiliki polis asuransi terhadap bencana alam seperti kebakaran hutan 2019-2020 yang mengancam akan memusnahkan sejumlah besar hewan pada satu waktu," katanya seperti diberitakan BBC, Kamis (14/4/2022).

"Jika populasi koala sirna dalam peristiwa kebakaran semacam ini, tidak ada cara untuk mengembalikan atau melestarikan genetika mereka," dia menambahkan.

Ada koala muda yang lahir dan telah hidup setelah reproduksi dibantu menggunakan sperma segar atau dingin, kata para peneliti.

"Dengan menggunakan sperma beku, kami dapat memperkenalkan kembali variasi genetik ke dalam populasi koala liar tanpa harus merelokasi koala," kata Dr Lachlan Howell, juga dari University of Newcastle.

"Kami telah mengidentifikasi 16 rumah sakit dan kebun binatang satwa liar di seluruh Australia yang dapat bertindak sebagai simpul untuk mengumpulkan sperma koala," kata dia.



Simak Video "Koala Masuk Daftar Hewan yang Terancam Punah"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA