Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 30 Apr 2022 19:23 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga Cek Prokes di Ancol, Ingatkan Jangan Getok Harga

Femi Diah
detikTravel
Menparekraf Sandiaga Uno di Ancol
Menparekraf Sandiaga Uno di Ancol (dok. Humas Kemenparekraf )
Jakarta -

Taman Impian Jaya Ancol tetap buka saat libur lebaran 2022. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meninjau kesiapan Ancol menyambut wisatawan.

Sandiaga memastikan penerapan protokol kesehatan di Ancol. Merujuk data, objek wisata itu merupakan destinasi wisata terfavorit di Jakarta. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi tersebut mencapai 9.282.441 orang pada 2019.

"Hari ini kita lihat kesiapan kawasan wisata di Provinsi DKI Jakarta khususnya Taman Impian Jaya Ancol, yang diprediksi akan menerima peningkatan kunjungan wisatawan karena mobilitas masyarakat yang semakin meningkat pasca-hari raya, yang kita prediksi angkanya di kisaran 55 ribu pengunjung," kata Sandiaga dalam rilis kepada detikTravel, Sabtu (30/4/2022).

Sandiaga t langsung bagaimana alur ticketing di pintu masuk bagian timur TIJ Ancol. Mulai dari pengecekan suhu tubuh (pengunjung yang diperbolehkan masuk suhu badan kurang dari 37,3 derajat celcius), serta check-in di aplikasi PeduliLindungi (untuk memudahkan tracing jika ada yang terkena virus). Hingga kegiatan wisata di Pasar Seni dan Beach Pool (kawasan Pantai Pasir Putih).

Protokol kesehatan 3M juga tidak luput untuk selalu diterapkan saat berkegiatan. Pengunjung wajib menggunakan masker selama berada di kawasan TIJ Ancol, menjaga jarak aman, dan tidak lupa untuk mencuci tangan.

Pengelola TIJ Ancol juga telah menerapkan beberapa aturan pada musim libur lebaran tahun ini sesuai dengan peraturan PPKM Level 2. Diantaranya kapasitas pengunjung yang dibatasi, maksimal hanya 75 persen atau sekitar 90 ribu orang.

Sebagai langkah adaptasi dan inovasi, pengelola Ancol memberikan kemudahan dalam bertransaksi atau pembayaran, karena pengunjung dapat melakukan pembelian atau pemesanan tiket secara online minimal h-1 melalui website www.ancol.com atau aplikasi Ancol Apps.

"Pre-registrasi sebelum kunjungan ini adalah salah satu inovasi dan menjadi peluang untuk aktivasi digital yang menarik, berwisata aman dan sehat, dan juga produk ekonomi kreatif yang bisa ditawarkan," kata dia.

"Pariwisata ini very detail business and a total concept. Jadi saya melihat bahwa selain unsur keselamatan dan kesehatan, keberlanjutan ini juga sangat penting dan kita harmonisasikan prosedur ini dengan perilaku masyarakat era baru," dia menambahkan.

Direktur Marketing PT. Pembangunan Jaya Ancol, TBK, Feby mengucapkan terima kasih karena Menparekraf berkesempatan untuk mengunjungi Taman Impian Jaya Ancol dalam rangka melihat kesiapan protokol kesehatan.

"Kami siap untuk menyambut semuanya untuk merayakan hari raya di Ancol. InsyaAllah semunya aman dan berbahagia. Kembali ke Ancol bersama merayakan hari raya," ujarnya.

Ingatkan Jangan Getok Harga di Tempat Wisata

Menparekraf juga mengimbau kepada pelaku ekonomi kreatif agar tidak memanfaatkan momentum libur lebaran ini secara berlebihan, dengan menaikkan harga produk yang terlampau tinggi. Maka dari itu, pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM perlu dilakukan.

"Saya bisa menyampaikan bahwa orang mau beli kalau dikejar dia lari, kalau digetok dia kapok. Jadi kalau kita mau jualan tentunya harus meningkatkan packaging kita, meningkatkan layanan kita, meningkatkan kemampuan kita untuk mendesain produk dan konten yang lebih baik ke depan," ujar Menparekraf.

"Jika harga digetok, keuntungan yang mungkin didapat mungkin sejenak, tapi kalau dia lebih sabar dengan penataan yang lebih baik maka rezekinya akan jauh lebih memanjang," katanya.



Simak Video "Tutup Sejak Siang, Pengunjung Masih Berdatangan Ke Ancol"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA