Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 08 Mei 2022 06:12 WIB

TRAVEL NEWS

Ngadi-ngadi Nih Orang, Ditangkap di Bandara Karena Bawa 23 Senjata

Syanti Mustika
detikTravel
Senjata tajam yang ditemukan TSA
Foto: (dok TSA)
Jakarta -

Seorang pria ditangkap keamanan bandara di Amerika Serikat. Dia kedapatan membawa 23 senjata tajam. Duh, buat apa sih?

Dalam websitenya, Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) Amerika menyebutkan bahwa tim keamanan mereka menangkap seorang pria di pos pemeriksaan pada hari Rabu (4/4/2022). Pria itu ditahan karena membawa senjata tajam.

Jumlahnya pun juga menakjubkan, 23 senjata tajam lho. Penemuan ini terjadi di Bandara Nasional Ronald Reagan Washington.

TSA juga merilis daftar senjata tajam yang dibawa penumpang pria ini. Yaitu, sembilan pisau bedah, delapan pisau lipat, tiga pisau lempar (untuk seni bela diri), satu belati, satu pisau lipat, sepasang keling.

Petugas TSA menemukan senjata ini ketika tas jinjing pria itu memasuki mesin sinar-X pos pemeriksaan keamanan. Tas itu pun ditarik untuk digeledah dan ditemukanlah senjata tajam ini. Polisi Otoritas Bandara Metropolitan Washington disiagakan untuk menangani kondisi ini.

Tambahan lagi, yang jadi masalah bagi TSA bukanlah senjata tajam ini saja, namun bagaimana cara penumpang membawa ke bandara dan tentu saja tidak bisa dibawa ke penerbangan. Jika senjata telah dikemas dalam bagasi terdaftar, administrasi tidak akan mempermasalahkannya di bandara.

Traveler bisa mengunduh aplikasi myTSA, dan menggunakan "Can I bring?" untuk melihat barang apa saja yang bisa dibawa ke bandara. Dalam fitur ini nanti juga ada cara bagaimana mengemas barang-barang yang akan melewati pos pemeriksaan.

"Ketika penumpang memiliki barang terlarang di antara barang bawaan mereka, itu memperlambat proses penyaringan," kata John Busch, Direktur Keamanan Federal TSA untuk bandara.

"Wisatawan berperan dalam efisiensi pemeriksaan pos pemeriksaan dengan mengetahui apa yang harus dan tidak boleh dikemas dalam tas jinjing. Selain aplikasi myTSA, wisatawan dapat men-tweet pertanyaan ke @AskTSA, mengirim pertanyaan ke tim media sosial kami melalui Facebook Messenger, atau mengunjungi situs web kami, www.tsa.gov, dan di sudut kanan atas homepage adalah fitur 'Dapatkah saya membawa?' yang memungkinkan Anda mengetikkan nama suatu barang untuk mengetahui di mana barang itu harus dikemas," katanya.

Nah, mungkin informasi ini bisa traveler gunakan jika nanti jalan-jalan di AS.



Simak Video "Amerika Serikat Cabut Aturan Tes Covid-19 Bagi Turis Asing"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA