Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 15 Mei 2022 10:10 WIB

TRAVEL NEWS

Ternyata Penumpang Pesawat AS Tidaklah Bahagia

St. Martin, Netherlands Antilles - February 8, 2014: A jetBlue Airbus A320 with the registration N639JB approaching St. Martin Airport (SXM). St. Martin is rated one of the most dangerous airports in the world. JetBlue is an American airline, headquartered in New York City.
Ilustrasi pesawat (Foto: iStock)
Jakarta -

Ada fakta menarik yang terungkap dari penerbangan di Amerika Serikat. Ternyata, para penumpang di sana tidaklah se-bahagia itu. Inilah alasannya.

Melansir CNN, Minggu (15/5/2022), kondisi bandara dan penerbangannya penuh sesak. Kondisi perjalanan udara di AS dan sekitarnya kembali berjalan lancar.

Tetapi kembalinya dunia penerbangan setelah pandemi belum sepenuhnya mulus. Penumpang berperilaku lebih buruk dari sebelumnya, pembatalan penerbangan terasa semakin biasa dan maskapai menaikkan tarif karena harga bahan bakar melonjak.

Mungkin tidak mengherankan bahwa kepuasan penumpang pesawat Amerika Utara menurun secara keseluruhan, setidaknya menurut Studi Kepuasan Maskapai Amerika Utara 2022 dari perusahaan riset konsumen JD Power.

Laporan J.D. Power menunjukkan bahwa pelanggan frustrasi dengan biaya tiket, kinerja awak pesawat, dan bahkan pesawat yang mereka tumpangi. Tak terkecuali apakah mereka naik di kelas ekonomi, ekonomi premium, atau bisnis.

Studi ini menemukan kepuasan penumpang maskapai penerbangan Amerika Utara secara keseluruhan, pada 798 dari 1.000, turun lebih dari 20 poin dari laporan tahun lalu.

Namun, maskapai tertentu telah menjadi yang teratas dalam laporan tersebut. Penyedia kelas ekonomi yang mendapat peringkat tertinggi yakni Southwest Airlines dengan 849 poin, sementara JetBlue menang di kelas ekonomi premium (851 poin) dan kelas satu/bisnis (878 poin).

Michael Taylor, pemimpin intelijen perjalanan di J.D. Power, mengatakan penurunan keseluruhan dalam kepuasan penumpang Amerika Utara bukanlah berita buruk. Ia menyarankan maskapai dapat belajar dari hasil untuk meningkatkan penawaran mereka.

"Jika maskapai dapat menemukan cara untuk mengelola volume yang meningkat ini sambil membuat beberapa penyesuaian kecil untuk membantu penumpang merasa lebih dihargai, mereka harus dapat mengelola kembalinya ke 'normal'," kata Taylor dalam sebuah pernyataan.

Hasil Studi Kepuasan Maskapai Amerika Utara tahun lalu menunjukkan para pelancong menikmati beberapa manfaat tak terduga dari penerbangan era pandemi, yakni lebih sedikit penumpang, penerbangan agak kosong, dan fleksibilitas tiket.

Dalam laporan itu ditunjukkan pula sisa dari penerbangan pandemi yang penumpang lebih suka. J.D. Power menarik hubungan antara penurunan kepuasan makanan dan minuman di kelas ekonomi dan bisnis premium dan fakta bahwa banyak maskapai tidak menyajikan alkohol di pesawat selama tahun lalu.

Selain pilihan makanan dan minuman, North America Airline Satisfaction Study juga meneliti seberapa senang penumpang dengan pesawat, bagasi, boarding, check-in, biaya, awak pesawat, layanan dalam penerbangan, dan reservasi.

Sekitar 7.004 penumpang pesawat disurvei dari Maret 2021 hingga Maret 2022.

Berikut maskapai Amerika Utara terbaik di kelas ekonomi:

1. Southwest Airlines
2. JetBlue Airways
3. Delta Air Lines
4. Allegiant Air
5. Alaska Airlines
6. Air Canada
7. United Airlines
8. Spirit Airlines
9. American Airlines
10. Frontier Airlines
11. WestJet.

Berikut maskapai Amerika Utara terbaik di kelas ekonomi premium:

1. JetBlue Airways
2. Delta Air Lines
3. Alaska Airlines
4. American Airlines
5. United Airlines
6. Air Canada.

Berikut maskapai Amerika Utara terbaik di kelas satu/bisnis:

1. JetBlue Airways
2. Alaska Airlines
3. Delta Air Lines
4. Air Canada
5. United Airlines
6. American Airlines.



Simak Video "Kedubes AS Kembali Beroperasi di Ukraina usai Tutup 3 Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA