Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 15 Mei 2022 13:30 WIB

TRAVEL NEWS

China Lebih Ketat Lagi, ke Luar Negeri Jika Tidak Urusan Penting: Haram!

Police officers in protective suits keep watch at an entrance to a tunnel leading to the Pudong area across the Huangpu river, after traffic restrictions amid the lockdown to contain the spread of the coronavirus disease (COVID-19) in Shanghai, China March 28, 2022. REUTERS/Aly Song
Lockdown di China (Foto: REUTERS/Aly Song)
Jakarta -

Otoritas China telah memberlakukan larangan perjalanan internasional. Warga tidak boleh pergi ke luar negeri jika itu tidaklah penting.

CNN melansir, Minggu (15/5/2022), pemerintah China saat ini memang sedang meningkatkan upaya untuk menegakkan kebijakan nol-Covid. Namun kemarahan warga semakin meningkat pula.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, Administrasi Imigrasi Nasional China mengatakan akan memperketat proses peninjauan pada penerbitan dokumen perjalanan seperti paspor, dan secara ketat membatasi mereka yang ingin pergi.

Pemerintah membenarkan langkah-langkah itu. Mereka mengklaim perlunya mengurangi risiko infeksi ketika meninggalkan negara itu dan membawa virus ketika memasuki negara itu.

Perjalanan hanya akan diizinkan untuk tujuan penting. Definisi perjalanan penting oleh administrasi adalah melanjutkan pekerjaan, studi, bisnis dan penelitian ilmiah, serta mencari perawatan medis.

Mereka yang perlu pergi ke luar negeri untuk membantu memerangi pandemi atau mengangkut sumber daya bantuan bencana akan dipercepat, menurut pengumuman itu.

Pejabat tidak mengungkapkan bagaimana mereka dapat menegakkan pembatasan baru, atau mencegah calon pelancong yang memiliki dokumen perjalanan yang sah untuk pergi.

Langkah-langkah baru tersebut mewakili pembatasan paling ketat China pada perjalanan keluar negeri dalam beberapa dekade. Warga ditempatkan pada tekanan lebih lanjut.

Selanjutnya, sejarah lokcdown China hingga ada pandemi >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "China yang Sibuk Lockdown Kala Negara Lain Siap-siap Endemi"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA