Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 09 Jul 2022 06:12 WIB

TRAVEL NEWS

Please, Pemandu! Tegur Turis Bandel di Pantai Angel Billabong

Triwidiyanti
detikTravel
Angel Billabong di Nusa Penida
Ilustrasi Pantai Angel Billabong (Khairul Leon/d'Traveler)
Klungkung -

Kepala Dinas Pariwisata Klungkung Anak Agung Gede Putra Wedana merespons turis yang nekat bermain air di Pantai Angel Billabong saat ombak besar. Dia mengingatkan agar pemandu wisata menegur turis-turis itu.

Belum lama ini sebuah video yang merekam turis sedang berada di Pantai Angel Billabong viral. Mereka terombang-ambing ombak besar di pantai yang terletak di Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali itu.

Masalahnya, seolah para turis itu tidak menyadari bahaya ombak besar itu. Mereka tidak mentas dan menepi saat ombak sangat besar dan mereka kewalahan menghadapinya.

Bukan sekali itu saja video serupa muncul. Pantai Angel Billabong dan aksi turis menantang ombak besar kerap diperbincangkan. Dalam dua pekan terakhir di bulan Juni 2022, sudah dua kali video viral wisatawan yang nekat bermain air saat ombak besar di Angel Billabong.

tangkapan layar para wisatawan panik menyelamatkan diri di Pantai Billabong, Nusa Penida, Kabupaten KlungkungTangkapan layar para wisatawan panik menyelamatkan diri di Pantai Billabong, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung (tangkapan layar)

"Kami tidak menyalahkan siapa-siapa. Yang ngajak tamu itu harus berani menegur," kata Putra Wedana saat dihubungi detikBali, Jumat (8/7/2022).

Putra Wedana menyebut Dispar Klungkung tidak secara penuh mengelola kawasan tersebut. Oleh karena itu, Dispar Klungkung juga tidak bisa mengawasi kawasan tersebut secara penuh.

Menurutnya, Pantai Angel Bilabong saat ini dikelola oleh Desa Adat Sompang, Desa Dinas Bunga Mekar. Sehingga, desa adat juga berwenang untuk mengingatkan wisatawan yang membandel.

"Ya, karena kewenangannya itu di desa adat. Artinya, itu aset desa adat dan kami belum secara penuh mengelola," dia menambahkan.

Meski begitu, Putra Wedana menjelaskan pihaknya tetap memberi perhatian terhadap destinasi pariwisata di Nusa Penida tersebut. Dispar Klungkung pun telah memasang papan rambu-rambu larangan dan pembatas.

"Karena memang kami tempatkan di daerah rawan. Kalau mereka tidak melihat ya berarti wisatawannya yang kurang awas," kata dia.



Simak Video "Kemenparekraf Sambut Ratusan Turis Tiongkok di Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA