Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 10 Agu 2022 18:01 WIB

TRAVEL NEWS

Viral Harga Teh Botol Rp 30 Ribu di Pantai Kuta, Wajar Nggak Sih?

Triwidiyanti
detikTravel
Suasana Pantai Kuta, Selasa (9/8/2022).
Foto: Pantai Kuta Bali (Triwidiyanti/detikBali)
Badung -

Sebuah video yang viral di media sosial, menunjukkan salah satu wisatawan lokal di Pantai Kuta Bali mengeluh soal harga teh botol sebesar Rp 30 ribu per buah.

Dalam video yang kini sudah dihapus itu sebelumnya terekam wisatawan melakukan transaksi dengan salah satu pedagang pria di Pantai Kuta.

Wisatawan itu bertanya berapa harga teh dan dijawab oleh pedagang harga satu botolnya Rp 30.000. Mengetahui harganya, wisatawan itu sontak kaget karena pada umumnya harga teh tersebut Rp 3.500-Rp 5.000 per botol.

Dalam captionnya, wisatawan itu mengaku kapok berbelanja di Pantai Kuta dan menghimbau warganet untuk bertanya harga lebih dahulu sebelum membeli.

Video itu mendapat berbagai respons dari warganet. Ada yang mengatakan harga itu wajar karena di tempat wisata. Ada juga yang mengatakan harganya tidak masuk akal.

Menanggapi video tersebut, Bendesa Adat Desa Kuta I Wayan Wasista menegaskan pihaknya saat ini tengah menelusuri kebenaran viralnya video seorang pedagang yang mematok harga minuman teh kemasan botol Rp 30 ribu di Pantai Kuta.

"Kalau itu perlu ditelusuri dulu. Tiang (saya) harus cek. Saya sudah suruh satgas untuk mengecek pedagang apakah benar atau tidak kejadian itu jangan-jangan video lama," katanya saat dikonfirmasi.

Soal harga makanan dan minuman seperti yang viral bahwa harga teh kemasan botol Rp 30 ribu menurutnya itu kelewatan. Dan memang para pedagang yang berjualan di sepanjang Pantai Kuta tidak ada penyeragaman soal harga makanan dan minuman.

"Kalau soal harga makanan dan minuman memang penyeragaman di Kuta tidak ada. Tapi kalau terlalu tinggi apa kebangetan itu," tandasnya.

Dan jika nanti hasil penelusuran pihaknya terbukti adalah pedagang yang merupakan warganya, Wasista mengancam akan mencabut kartu anggotanya.

"Kalau hal itu benar, dari desa adat tegas sekali. Kalau ada penipuan, kita cabut kartunya, saya larang jualan, dia warga saya juga. Kita sama-sama menjaga kalau saya terpaksa melakukan tindakan tegas itu biar tidak terjadi lagi," tegasnya.


----

Artikel ini telah naik di detikBali dan bisa dibaca selengkapnya di sini.



Simak Video "Meluncur Ke Angkasa dengan Wahana Giant Catapult, Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA