Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 13 Agu 2022 16:41 WIB

TRAVEL NEWS

Keren! Kirab Gunungan Tembakau dan 77 Bendera Merah Putih di Boyolali

Jarmaji
detikTravel
Warga lereng Gunung Merapi Boyolali menggelar kirab gunung tembakau dan 77 bendera merah putih, untuk syukuran panen tembakau sekaligus memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia, Sabtu (13/8/2022).
Kirab gunungan tembakau di Boyolali (Jarmaji/detikJateng)
Jakarta -

Warga Dukuh Candirejo, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali menggelar kirab gunungan tembakau dan 77 bendera merah putih. Spesial banget.

Gunungan dan puluhan bendera itu diarak mulai dari kampung di lereng Gunung Merapi hingga situs Cagar Budaya Candi Sari.

"Kirab ini syukuran untuk panen tembakau, biar ke depan semakin bagus panenan tembakaunya, serta harganya bisa lebih baik dari kemarin," kata perwakilan panitia Kirab Gunungan Tembakau dan 77 bendera Merah Putih, Andrian Rega, di sela-sela kegiatan Sabtu (13/8/2022).

Kirab ini digelar dua kali. Pertama, kirab sesaji dan hasil bumi menuju situs Candi Sari. Sesaji kemudian dibawa ke halaman Candi Sari dan dilakukan doa bersama. Sedangkan kirab kedua berupa gunungan tembakau serta hasil bumi.

Dalam kirab itu ada emoat gunungan tembakau, yaitu gunungan tembakau yang masih hijau, tembakau yang sudah matang, tembakau rajangan, dan gunungan tembakau krosok atau daun kering.

Kirab gunungan tembakau juga diikuti ibu-ibu yang membawa sejumlah hasil bumi, kelompok seni tari-tarian, dan 77 bendera merah-putih. Usai dikirab, ke-77 bendera tersebut kemudian dikibarkan berderet di dekat lokasi acara.

"Kebetulan saat ini kan momen 17-an (HUT RI 17 Agustus). Jadi kegiatan ini sekalian untuk pemasangan 77 bendera merah putih. Jumlah 77 bendera itu sesuai hari ulang tahun kemerdekaan RI tahun ini yang ke-77," kata tokoh pemuda setempat ini.

Para petani di lereng Gunung Merapi dan Merbabu Kabupaten Boyolali saat ini mulai panen tembakau. Antara lain, di Kecamatan Gladagsari, Ampel, Selo, Cepogo, Musuk, Tamansari, dan Mojosongo untuk tembakau rajangan. Termasuk juga warga Desa Gedangan ini.

Lebih lanjut Rega menyampaikan hasil panen tembakau petani di wilayahnya rata-rata dirajang sendiri. Setelah menjadi tembakau kering rajangan, baru dijual ke pengepul.



Simak Video "Momen Para Pelaku Usaha Pariwisata di Boyolali Divaksinasi"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA