Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 16 Agu 2022 11:40 WIB

TRAVEL NEWS

30 Tahun Jadi Taman Nasional, Bunaken Masih Mati Lampu

bonauli
detikTravel
Homestay di Bunaken
Homestay di Bunaken (Bonauli/detikcom)
Bunaken -

Bunaken, taman nasional pertama Manado yang jadi ikon dan sangat populer. Tapi siapa sangka, di sana listiknya susah!

Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara dibentuk berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor 730/Kpts-II/1991 yang diteken pada 15 Oktober 1991. Peresemiannya baru dilakukan pada tanggal 24 Desember 1991 di Bongohulawa.

Ya, 30 tahun sudah Taman Nasional Bunaken berdiri. Taman lautnya sangat indah, sampai-sampai bikin penyelam internasional mabuk kepayang.

Di balik embel-embel taman nasional, Bunaken masih ketinggalan dalam banyak hal. Sebut saja listrik dan air bersih.

Warga yang tinggal di pulau seluas 8,08 km persegi itu harus pasrah mati lampu setiap hari. Listrik akan padam pukul 06.00 WITa, kemudian nyala kembali pukul 12.00 WITa.

Taman Nasional BunakenGenset milik warga di Bunaken Foto: (bonauli/detikcom)

Belum, ini belum selesai. Listrik akan kembali mati pukul 17.00 WITa dan nyala kembali sehabis isya. Begitulah kenyataan yang harus diharapi oleh warga Bunaken setiap hari.

"Elestronik semua susah jadi rusak karena listrik padam-padam. Enggak ada pertanggung jawaban dari PLN," Ucap Niklas Tamamekeng, warga Bunaken yang bekerja sebagai pemandu wisata pada detikTravel.

Padahal sebagian warga Bunaken menjadikan rumahnya sebagai homestay. Terbayang kesusahan tamu-tamu Bunaken ketika liburan di sana.

"Beberapa homestay punya genset sendiri, resort juga pasti punya. Tapi kalau kami warga di sini, ya pasrah saja," ujarnya.

Taman Nasional BunakenWarga membeli air dari Manado ke Bunaken Foto: (bonauli/detikcom)

Kemudian air bersin. Warga Bunaken rela menyeberang lautan hanya demi membeli air galon. Ada pula yang menampung air hujan di rumahnya.

Tak hanya itu, infrastruktur Bunaken juga sangat mengenaskan. Tak ada penerangan jalan di antara 3 kampung. Semua gelap gulita. Jalannya pun rusak semua.

"Di sini kalau ada calon pejabat mau nyalon, orasi bikin janji ini-itu. Tapi begitu menjabat lupa sama janjinya," ungkapnya.

Taman Nasional BunakenLampu rusak karena angin di Bunaken Foto: (bonauli/detikcom)

Bunaken juga kerap dilanda badai. Angin barat yang begitu kencang mampu membuat dermaga hancur. Bahkah dermaga baru di Bunaken yang belum diresmikan sudah bolong-bolong karena kencangnya angin.

Kalau melihat popularitasnya, Taman Laut Bunaken harusnya tidak begini. Identitasnya sebagai taman nasional Indonesia seakan hanya jadi alat pengeruk cuan dari pariwisata. Sementara warganya hidup dengan sengsara.



Simak Video "Pernak-pernik Eksotis untuk Oleh-oleh dari Bunaken, Manado"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA