Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 21 Agu 2022 12:11 WIB

TRAVEL NEWS

Kekurangan Warga, Daerah Ini Tawarkan Rp 223 Juta Agar Orang Mau Tinggal

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Costa Paradiso landscape, with wild Spiaggia di Li Cossi, Sardinia
Sardinia, Italia. Foto: (Getty Images/iStockphoto/Balate Dorin)
Roma -

Wilayah Sardinia di Italia mengalami depopulasi. Untuk mencegahnya, pemerintah setempat menawarkan hingga 15.000 Euro agar orang mau tinggal di daerahnya.

Dilansir dari SchengenVisaInfo.com, pemerintah Sardinia menawarkan hibah hingga 15.000 Euro atau sekitar Rp 223 juta bagi mereka yang bersedia tinggal di wilayahnya.

Sardinia merupakan sebuah pulau dengan beberapa kota kecil dan desa di dalamnya. Saat ini Sardinia sedang mengalami depopulasi atau penurunan jumlah penduduk. Oleh karena itu, untuk menarik minat penduduk Italia atau para migran dari negara dunia ketiga, pemerintah menawarkan hibah.

Berdasarkan informasi dari Travel Tomorrow, nantinya hibah ini tidak perlu dikembalikan segera pada pemerintah. Namun dana dari hibah tersebut harus dibelanjakan untuk membeli atau merenovasi rumah yang mereka tinggali di Sardinia.

Selain ketentuan penggunaan dana hibah, penduduk yang ingin mendapatkan dana ini juga perlu memenuhi syarat lain. Salah satunya yaitu mengenai lokasi rumah.

Penduduk yang ingin mendapatkan hibah ini harus tinggal di kota dengan jumlah penduduk kurang dari 3.000 orang. Kemudian jumlah hibah yang diberikan maksimum 15.000 Euro atau tidak melebihi setengah dari biaya yang dikeluarkan untuk membeli atau merenovasi properti.

"Terakhir, Anda harus mendaftarkan tempat tinggal Anda di Sardinia dalam waktu 18 bulan sejak kedatangan Anda jika ingin memenuhi syarat untuk mendapatkan hibah. Kriterianya memang banyak, namun 15.000 Euro tentu merupakan dana awal yang bagus!" kata Travel Tomorrow.

Ternyata ini bukan pertama kalinya pemerintah Italia menawarkan hibah untuk menarik minat penduduk dan pekerja migran dari luar negeri. Sebelumnya, pemerintah Italia juga memberikan tunjangan satu kali sebesar 200 Euro atau sekitar Rp 3 juta kepada para pekerja. Dengan harapan hal ini dapat menarik minat para pekerja dari negara dunia ketiga.

"Undang-undang DL 50/2022 memungkinkan pekerja migran untuk mengajukan bonus, selama mereka tinggal di Italia sebelum 1 Juli 2022, dan semua persyaratan pendapatan terpenuhi," tulis pernyataan yang dikeluarkan oleh Komisi Eropa.

Italia secara keseluruhan sedang menghadapi penurunan populasi. Diperkirakan jumlah penduduk menurun dari 59,6 juta orang pada tahun 2020 menjadi 47,6 juta pada tahun 2070. Hal ini menunjukkan terjadinya penurunan penduduk sekitar 20 persen.



Simak Video "Tempat Tepat untuk Menikmati Olahan Aneka Ceker, Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/ysn)
BERITA TERKAIT