Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 30 Agu 2022 14:31 WIB

TRAVEL NEWS

Menghidupkan Tenun Baduy

Fathul Rizkoh
detikTravel
Festival Tenun Baduy di Amphi Teater Guriang Tujuh Indonesia, Warunggunung, Lebak, Banten
Festival Tenun Baduy di Lebak (Foto: Fathul Rizkoh/detikcom)
Lebak -

Kelompok budaya Guriang Tujuh Indonesia di Lebak, Banten menggelar Festival Tenun Baduy. Festival ini berlangsung sejak 25-31 Agustus.

Direktur Utama Guriang Tujuh Indonesia Dede Majid mengatakan, festival terdiri dari beberapa rangkaian acara. Ada lokakarya menenun kain, kelas akting, pagelaran seni tradisi dan modern, dan fhasion show.

"Kegiatan ini melibatkan 20 orang peserta, empat di antaranya merupakan kawan disabilitas tunarungu dan tunagrahita," kata Majid kepada awak media di Amphitheater Guriang, Warunggunung, Selasa (30/8/2022).

Awalnya peserta diberikan pelatihan menenun kain Baduy. Peserta juga diminta mendesain dan membuat busana dari kain yang sebelumnya sudah ditenun.

Busana para peserta kemudian dipamerkan pada kegiatan fhasion show. Model fhasion show, kaga Majid, juga melibatkan kawan-kawan disabilitas.

"Di loka karya kawan-kawan peserta diajarkan dari mulai memintal benang sampai menjadi kain tenun. Modelnya semua disabilitas, total ada 24 (20 model dan 4 desainer) orang disabilitas yang kami libatkan," tuturnya.

Festival Tenun Baduy di Amphi Teater Guriang Tujuh Indonesia, Warunggunung, Lebak, BantenFestival Tenun Baduy di Amphi Teater Guriang Tujuh Indonesia, Warunggunung, Lebak, Banten (Foto: Fathul Rizkoh/detikcom)

Menurutnya, kain tenun Baduy mempunyai nilai sebagai sebuah produk. Nilai tersebut yang coba dikenalkan kepada masyarakat.

Nantinya busana para peserta tidak hanya dipamerkan pada kegiatan fhasion show, tapi juga dipamerkan untuk menjadi edukasi bagi para pengunjung. Dari 20 busana yang dibuat peserta ada 3 yang sudah dilirik untuk dikoleksi.

"Kebetulan sudah ada tiga orang yang ingin mengkoleksi karya kawan-kawan ini yang di fashion show kan ini. Selain ada yang mengkoleksi, itu juga kami dokumentasikan seperti dimanekin bisa dipajang dan bisa jadi media edukasi bagi kawan-kawan yang datang ke sini. Hak cipta tetap milik penciptanya jadi hanya disimpan saja di sini," jelasnya.

Di lokasi, pengunjung juga bisa melihat dan merasakan langsung proses menenun kain Baduy. Salah satu pelajar bernama Kalina menceritakan pengalamannya.

"Ini pengalaman baru buat saya. Kayunya (alat tenun) juga cukup berat ternyata," ujar Kalina.

Kalina mengaku senang dan tertarik belajar menenun kain di lain waktu. "Cukup susah ternyata yah (menenun kain). Ada, iya jadi tertarik buat belajar yah," pungkasnya.



Simak Video "Heboh Bupati Lebak Marah-marah ke Perusak Alun-alun"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA